Berita

Prabowo Subianto bertemu Ridwan Kamil/Net

Politik

Saling Menguntungkan, Pertemuan Prabowo-Ridwan Kamil Bisa Saja Penjajakan Pilpres 2024

RABU, 23 JUNI 2021 | 03:56 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Ketua Umum Partai Gerindra yang sekaligus Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dinilai merupakan silaturahim politik.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah mengatakan, pertemuan dua tokoh itu adalah momentum silaturahim politik.

Analisa Dedi, belakangan ini Ridwan Kamil nampak semakin massif membangun citra politiknya untuk gelaran pemilihan presiden tahun 2024 mendatang.


Atas dasar itulah, RK menjemput momentum dengan melakukan pendekatan politik kepada Prabowo Subianto.

"Pertemuan ini kemudian dijadikan momentum silaturahim politik, mengingat RK kian ke sini makin genit membangun citra politiknya untuk gelaran Pilpres 2024," demikian kata Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (23/6).

Sedangkan di pihak Prabowo, pertemuan dengan Ridwan Kamil secara politik menguntungkan.

Sebab, selain Jawa Barat sebagai bais mayoritas pemilihnya di Pilpres 2019, bukan tidak mungkin Prabowo akan membidik pengaruh Ridwan Kamil untuk mendukungnya di Pilpres 2024.

Prediksi Dedi, bisa saja Prabowo dan Ridwan Kamil sedang menjajaki menjadi pasangan di Pilpres 2024.

"Bukan tidak mungkin Prabowo menarget pengaruh RK untuk memihak padanya di 2024. Dalam agenda politik Praktis, mungkin saja ada upaya membangun wacana Prabowo-RK di 2024," pungkas Dedi.

Prabowo bertemu Ridwan Kamil dalam kapasitasnya sebagai Menteri Pertahanan. Kedua tokoh politik itu membahas pengambangan kampus Unhan di Sukabumi.

Keduanya juga membahas terkait alihfunsgi balai pelatahan Kemenhan di Bogor menjadi RS darurat Covid-19.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya