Berita

Kim Yo Jong/Net

Dunia

Kim Jong Jong: AS Salah Memahami Pernyataan Korea Utara Soal Dialog

SELASA, 22 JUNI 2021 | 14:30 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pernyataan pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un tampaknya telah disalahartikan oleh Amerika Serikat (AS) sehingga Washington memiliki harapan untuk berdialog dengan Pyongyang.

Pemerintahan AS di bawah kepemimpinan Presiden Joe Biden mengupayakan pendekatan diplomatik untuk upaya denuklirisasi Semenanjung Korea.

Kim Jong Un sendiri pada pekan lalu mengatakan Korea Utara harus mempersiapkan dialog dan konfrontasi dengan AS.


Menanggapi pernyataan Kim Jong Un, penasihat keamanan nasional AS Jake Sullivan menyebut komentar tersebut sebagai sinyal yang menarik.

"(AS) akan menunggu untuk melihat apakah ditindaklanjuti dengan komunikasi langsung apa pun kepada kami tentang jalur potensial ke depan," kata Sullivan.

Namun adik perempuan Kim Jong Un, Kim Yo Jong mengatakan, AS telah memiliki harapan yang salah dan akan menghadapi kekecewaan yang lebih besar.

"AS memendam harapan dengan cara yang salah, yang akan menjatuhkan mereka ke dalam kekecewaan yang lebih besar," tegas Kim Yo Jong, seperti dimuat KCNA.

Sementara itu, utusan AS Sung Kim diketahui telah bertemu dengan Menteri Unifikasi Korea Selatan untuk menyatakan kesediaan AS berdialog dengan Korea Utara.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya