Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Gara-gara Wabah Tikus, Penjara Australia Evakuasi Ratusan Napi

SELASA, 22 JUNI 2021 | 10:48 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Penjara New South Wales (NSW) di Australia terpaksa mengevakuasi ratusan narapidananya setelah muncul wabah tikus yang merusak sejumlah infrastruktur.

Dari laporan AFP pada Selasa (22/6), puluhan tikus telah menggerogoti panel langit-langit dan kabel di penjara NSW yang terletak di pedesaan.

Bukan hanya memakan biaya perbaikan, wabah tikus juga membahayakan kesehatan narapidana dan staf penjara.


"Kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan staf dan narapidana adalah prioritas nomor satu kami, jadi penting bagi kami untuk bertindak sekarang melakukan pekerjaan remediasi yang vital," ujar Peter Severin dari Corrective Services NSW.

Totalnya, terdapat sekitar 420 narapidana dan 200 staf dari Pusat Permasyarakatan Wellington yang akan dipindahkan ke fasilitas lain pada akhir bulan ini.

"Kami ingin melakukan perombakan ini sekali, dan kami ingin itu dilakukan dengan benar. Yang berarti kami akan mencari cara untuk mengurangi dampak wabah serupa di masa depan," kata Asisten Komisaris Lembaga Pemasyarakatan Wellington, Kevin Corcoran.

Dalam beberapa bulan terakhir, tikus telah merusak hasil panen petani. Ini adalah wabah terbaru yang menyerang pertanian.

Kekeringan selama bertahun-tahun diikuti oleh kebakaran hutan juga telah menghancurkan pertanian selama berbulan-bulan pada akhir 2019 hingga awal 2020.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya