Berita

Dutabesar Rusia untuk AS Anatoly Antonov/Net

Dunia

Kembali Ke Washington, Dubes Rusia Bawa Proposal Perdamaian Untuk AS

SELASA, 22 JUNI 2021 | 10:31 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rusia telah mengirim serangkaian proposal ke Amerika Serikat (AS) untuk memperbaiki hubungan kedua negara. Proposal tersebut diberikan melalui Dutabesar Rusia untuk AS Anatoly Antonov yang baru kembali ke Washington pada 20 Juni lalu.

Proposal itu diberikan setelah Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden AS Joe Biden bertemu untuk pertama kali pada pekan lalu.

"Hari ini saya mengirim sejumlah permintaan dan alamat ke berbagai organisasi AS untuk bertemu dengan kepemimpinan struktur yang berbeda, untuk membahas apa yang harus kita lakukan bersama untuk menerapkan suasana positif yang kita pikir kita ambil dari pertemuan puncak kedua presiden kita untuk stabilisasi hubungan Rusia dan Amerika," ujar Antonov, seperti dikutip Sputnik.


Menurut Antonov, Rusia berharap untuk berdiskusi dengan AS bagaimana menerapkan ketentuan pernyataan stabilitas strategis.

"Hari ini kami berhasil menghubungi rekan-rekan dari Departemen Luar Negeri hari ini, dan pertemuan khusus akan berlangsung dalam beberapa hari mendatang. Mari kita tunggu, saya pikir itu akan memakan sedikit waktu, dan kita sudah dapat membicarakan hasil spesifik," ungkapnya.

Antonov juga menyoroti masalah visa dan properti diplomatik Rusia yang disita.

Biden dan Putin bertemu langsung untuk pertama kalinya dalam 10 tahun di Jenewa, Swiss, pada pertemuan puncak bersejarah di mana mereka membahas berbagai masalah bilateral dan global.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya