Presiden terpilih Iran Ebrahim Raisi/Net
Presiden terpilih Iran Ebrahim Raisi/Net
Dalam konferensi pers pertamanya sejak menang pemilu, Raisi mengatakan prioritas kebijakan luar negerinya adalah meningkatkan hubungan antara Iran dengan negara-negara tetangga di Teluk Arab.
"Kami mendukung negosiasi yang menjamin kepentingan nasional kami. Amerika harus segera kembali ke kesepakatan dan memenuhi kewajibannya berdasarkan kesepakatan itu," ujarnya pada Senin (21/6), seperti dikutip .
Negosiasi kesepakatan nuklir Iran telah berlangsung di Wina sejak April. Kesepakatan itu digunakan untuk mengembalikan AS yang keluar saat pemerintahan Donald Trump pada 2018.
Kendati begitu, Raisi mengatakan, kebijakan luar negeri Iran tidak terbatas pada kesepakatan nuklir, melainkan semua sanksi AS harus dicabut.
Terlepas jika sanksi AS telah dicabut, Raisi menegaskan ia enggan bertemu dengan Presiden Joe Biden.
Raisi sendiri saat ini berada di bawah sanksi AS karena dianggap terlibat dalam pembunuhan di luar proses hukum terhadap ribuan tahanan politik di Republik Islam pada tahun 1988.
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
UPDATE
Senin, 12 Januari 2026 | 14:15
Senin, 12 Januari 2026 | 14:10
Senin, 12 Januari 2026 | 14:08
Senin, 12 Januari 2026 | 14:03
Senin, 12 Januari 2026 | 14:03
Senin, 12 Januari 2026 | 13:52
Senin, 12 Januari 2026 | 13:40
Senin, 12 Januari 2026 | 13:12
Senin, 12 Januari 2026 | 13:10
Senin, 12 Januari 2026 | 13:04