Berita

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Fadli Zon/Net

Politik

Fadli Zon: Masa Jabatan Presiden Sudah Benar, Kalau 2 Periode Berantakan Tinggal Diperbaiki Presiden Baru

SENIN, 21 JUNI 2021 | 12:19 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Masa jabatan presiden yang dibatasi maksimal hanya 2 periode dengan masing-masing 5 tahun sudah ideal bagi Indonesia.

Penilaian tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Fadli Zon seiring dengan ramainya dorongan sekelompok pihak yang ingin Presiden Joko Widodo kembali mencalonkan diri di Pilpres 2024.  

“Sudah benar pembatasan masa jabatan presiden maksimal 2 kali. Sesuai semangat perubahan dan demokrasi,
 tegasnya, Senin (20/6).


Menurutnya, dengan pembatasan itu, maka apa yang telah dikerjakan presiden dua periode bisa cepat diteruskan.

Misalnya apa yang dikerjakan presiden sudah baik selama dua periode, maka penganti presiden tersebut tinggal melanjutkan.

“Kalau 2 periode kacau dan berantakan, maka diperbaiki presiden baru,” tegasnya.

“Di luar itu, mungkin ada yang cari kesempatan dan cari proyek,” demikian mantan Wakil Ketua DPR RI itu.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

DPR Minta TVRI Maksimalkan Siaran Piala Dunia hingga Pelosok Negeri

Jumat, 30 Januari 2026 | 12:12

Budisatrio Dinilai Tepat Gantikan Sugiono di Kementerian Luar Negeri

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:53

KPK Kembali Periksa Lima Pejabat Pemkab Bekasi Terkait Kasus Suap Ijon Bupati Ade Kuswara

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:47

Trump: Putin Setuju Tahan Serangan ke Ukraina Selama Musim Dingin Ekstrem

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:29

Lonjakan Harga Emas Diprediksi Tembus Rp4,2 Juta Akhir Tahun

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:16

Pasar Minyak Masih Bergejolak Tanggapi Rencana AS Serang Iran

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:08

Bawang Putih Impor Bakal Masuk Pasar, Kemendag Targetkan Harga Jinak Sebelum Ramadan

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:50

Saham Nokia Anjlok, Ketua Dewan Komisaris Mengundurkan Diri

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:20

Buntut Kasus Hogi Minaya, Kapolresta Sleman Dinonaktifkan

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:01

Rapat Pleno Tetapkan Gus Yahya Kembali Pimpin NU

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:01

Selengkapnya