Berita

Pelantikan Pengurus Wilayah Khusus MES Singapura periode 1442/1443 H secara virtual pada 21 Juni 2021/Repro

Bisnis

Demi Perluas Ekosistem Ekonomi Syariah, Pengurus MES Singapura Dikukuhkan

SENIN, 21 JUNI 2021 | 09:51 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) terus mengembangkan sayapnya untuk menciptakan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di dunia. Salah satunya dengan melantik Pengurus Wilayah Khusus MES Singapura periode 1442/1443 H.

Pelantikan dilakukan secara virtual pada Senin (20/6), di tengah-tengah acara 1st Indonesia International Halal Fair (I2HF) dan 2nd InterContinenTalk  sebagai rangkaian dari Road 8th ISEF 2021.

Mengambil tema "Halal Products, Beyond Halal Compliance", acara tersebut merupakan kolaborasi antara MES dan Bank Indonesia.
Pelantikan disaksikan oleh Gubernur Bank Indonesia/Ketua Dewan Pakar Pengurus Pusat MES Perry Warjiyo, Dutabesar RI untuk Indonesia/Ketua Dewan Pembina Pengurus Wilayah Khusus MES Singapura Suryo Pratomo, dan Ketua Dewan Pakar Pengurus Wilayah Khusus MES Singapura Djamal Attamimi.

Pelantikan disaksikan oleh Gubernur Bank Indonesia/Ketua Dewan Pakar Pengurus Pusat MES Perry Warjiyo, Dutabesar RI untuk Indonesia/Ketua Dewan Pembina Pengurus Wilayah Khusus MES Singapura Suryo Pratomo, dan Ketua Dewan Pakar Pengurus Wilayah Khusus MES Singapura Djamal Attamimi.

"Saya ingin menyampaikan selamat dan penghargaan atas telah dilaksanakannya pengukuhan MES Working Group di Singapura yang kita saksikan baru saja," ujar Suryo Pratomo.

Ia berharap, gelaran Road 8th ISEF 2021, I2HF, dan 2nd InterContinenTalk dapat menjadi ajang peningkatan kualitas produk dan pelaku bursa syariah, serta mempromosikan produk halal Indonesia.

"Saya harapkan, untuk seluruh pengurus baru MES Working Group di Singapura untuk berperan aktif dan berkolaborasi dalam upaya mengkaji, menerapkan, dan mengembangkan aplikasi ekonomi syariah dan perluasan akses di pasar internasional secara berkesinambungan," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya