Berita

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan/Net

Dunia

Hari Pengungsi Dunia, Erdogan: Negara Maju Jangan Hanya Sekadar Kirim Bantuan Kemanusiaan

SENIN, 21 JUNI 2021 | 09:31 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mendesak negara-negara maju untuk melakukan lebih banyak bagi para pengungsi, daripada sekadar mengirim bantuan kemanusiaan.

Desakan itu disampaikan Erdogan dalam pesannya untuk memperingati Hari Pengungsi Dunia pada Minggu (20/6), seperti dikutip Anadolu Agency.

Erdogan mengatakan, terdapat lebih dari 82 juta pengungsi internal dan lebih dari 26 juta pengungsi di seluruh dunia. Dalam sembilan tahun terakhir, terjadi lonjakan pengungsi yang menunjukkan dunia sedang menghadapi krisis pengungsi global.


Menurutnya, ketidakstabilan yang sedang berlangsung di Afghanistan dan Suriah telah mendorong jutaan warga di kedua negara pergi dari rumah mereka. Hal yang tidak jauh berbeda juga terjadi di Afrika sub-Sahara dan Myanmar.

"Negara kita, sepanjang sejarahnya sejak berabad-abad yang lalu, selalu menerima dengan tangan terbuka semua orang yang tidak bersalah dan tertindas dan merangkul semua orang yang meminta perlindungan tanpa diskriminasi agama, bahasa, ras atau asal," ujar Erdogan.

Data yang disebutkan Erdogan menunjukkan, Turki telah menajdi rumah bagi hampir 4 juta pengungsi, sebanyak 3,7 juta di antaranya merupakan warga Suriah.

"Pengorbanan oleh Turki ini telah menyelamatkan martabat manusia dan nyawa orang-orang yang menjadi korban dan tidak bersalah," tambah Erdogan.

Erdogan mengatakan, meski Konvensi Jenewa Terkait Status Pengungsi sudah memperingati tahun ke-70, namun lingkungan kerja sama dan solidaritas dalam skala global belum tercapai. Terlihat dengan kebijkaan dan praktik migrasi di negara-negara maju.

"Negara-negara maju tidak hanya menolak pembagian beban dan tanggung jawab yang adil, tetapi juga mencoba mengalihkan tanggung jawab internasional mereka ke negara ketiga," jelasnya.

ia menekankan, solusi krisis pengungsi tidak hanya mengirim bantuan kemanusiaan, tetapi juga untuk menghilangkan alasan yang memaksa pengungsi dan pencari suaka untuk bermigrasi, yaitu dengan mengakhiri konflik dan ketidakstabilan, serta kemudian memulangkan para pengungsi ke negaranya masing-masing.

"Saya berharap Hari Pengungsi Sedunia berkontribusi pada solusi semua masalah pencari suaka, yang penderitaan dan kesusahannya meningkat dengan epidemi virus corona," ucap Erdogan.

"Pada kesempatan ini, saya, atas nama diri saya dan bangsa saya, menyapa semua pengungsi, terutama saudara-saudari Palestina kami, yang telah rindu untuk bersatu kembali dengan tanah mereka selama beberapa dekade," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya