Berita

Ebrahim Raisi/Net

Dunia

PM Israel: Kemenangan Ebrahim Raisi Akan Mengubah Iran Jadi Rezim Algojo Brutal

MINGGU, 20 JUNI 2021 | 18:42 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintahan baru Israel yang saat ini dipimpin oleh Perdana Menteri Naftali Bennett telah mengutuk kemenangan Ebrahim Raisi dalam pemilihan presiden Iran kemarin.

Dalam sebuah pernyataan pada Minggu (20/6), Bennett menyebut pemerintahan Raisi akan menjadi "rezim algojo brutal". Ia juga memperingatkan kekuatan dunia untuk tidak melanjutkan negosiasi kesepakatan nuklir baru.

Menurut Bennett, kemenangan Raisi bukan terjadi karena pemungutan suara yang bebas dan adil, tetapi karena Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.


"Pemilihan Raisi, menurut saya, adalah kesepakatan terakhir bagi kekuatan dunia untuk bangkit sebelum kembali ke perjanjian nuklir, dan memahami dengan siapa mereka berbisnis," ujar Bennett, seperti dikutip Reuters.

"Rezim algojo brutal tidak boleh diizinkan memiliki senjata pemusnah massal. Posisi Israel tidak akan berubah dalam hal ini," tambahnya.

Sementara itu, dimuat Anadolu Agency, Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid menggambarkan Raisi sebagai pemimpin ekstremis.

"Presiden baru Iran, yang dikenal sebagai jagal Teheran, adalah seorang ekstremis yang bertanggung jawab atas kematian ribuan orang Iran. Dia berkomitmen pada ambisi nuklir rezim dan kampanye teror globalnya," kata Lapid.

Raisi merupakan kepala hakim yang telah dikenakan sanksi oleh Amerika Serikat (AS) karena pelanggaran HAM. Ia dinyatakan menang dalam pemilihan presiden pada Sabtu (19/6).

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya