Berita

Gubernur Aceh, Nova Iriansyah/Ist

Politik

Gubernur Aceh Positif Covid-19, Presiden Diminta Tunjuk Pelaksana Tugas

MINGGU, 20 JUNI 2021 | 02:45 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Eks tim sukses Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah, Nasruddin alias Nyak Din, meminta Presiden Joko Widodo segera menunjuk pelaksana tugas Gubernur Aceh.

Permintaan ini dilakukan Nyak Din karena Gubernur Aceh Nova Iriansyah tidak beraktivitas seperti biasa setelah terkonfirmasi Covid-19 dan harus menjalani isolasi mandiri di kediamannya.

“Sementara, Aceh juga tidak punya wakil gubernur untuk menggantikan gubernur definitif yang berhalangan,” kata Nyak Din, Sabtu (19/6), dikutip Kantor Berita RMOLAceh.


Politikus Partai Nasional Aceh ini mengatakan, Nova tertular Covid-19 pada 31 Mei 2021, sesuai hasil tes usap PCR. Hal ini disampaikan secara resmi oleh humas Pemerintah Aceh.

Lantas pada Senin lalu (14/6), dalam keterangan yang disampaikan oleh Jurubicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, Nova dinyatakan masih mengidap Covid-19.

Kondisi ini, lanjut Nyak Din, menyebabkan pemerintahan di Aceh tidak berjalan normal. Banyak masyarakat yang ingin berjumpa dengan pemimpin mereka terpaksa mengurungkan niat karena Gubernur Aceh tidak masuk kantor.

Sementara itu, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto, memastikan Gubernur Aceh positif Covid-19 tanpa gejala. Karena itu, Iswanto memastikan Nova tetap melakukan aktivitas harian, seperti memimpin rapat dan memberikan arahan kepada pimpinan SKPA, secara daring.

“Semua kegiatan pemerintahan insyaAllah akan berlangsung seperti biasa. Pak Gubernur tetap akan memimpin rapat, melalui daring tentunya,” jelas Iswanto.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya