Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
Seorang sumber di kementerian mengungkap, pengembangan obat itu dilakukan sebuah unit penelitian yang juga terlibat dalam pengembangan vaksin Sputnik V, bekerja sama dengan Institut Penelitian Gamaleya.
"Lembaga Penelitian Pusat ke-48 kementerian pertahanan mulai mengembangkan obat antivirus terhadap infeksi virus corona baru dalam bentuk permen karet. Kombinasi bentuk penggunaan yang terjangkau dengan sifat mediasi kesehatan akan memberikan efek positif dalam memerangi penyebaran infeksi virus corona baru," kata sumber itu pada Jumat (18/6), seperti dikutip Sputnik.
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
UPDATE
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02
Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59
Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42
Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38
Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31
Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30
Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19
Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16