Berita

Diskusi publik bertema 'kasus Covid-19 naik signifikan, kepala daerah sibuk pencitraan' yang diselenggarakan secara virtual/RMOL

Politik

Sinergi Hadapi Pandemi, Kepala Daerah Harus Tahu Skala Prioritas Dan Tak Cari Panggung Sendiri

JUMAT, 18 JUNI 2021 | 16:34 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia akan sulit diatasi bila hanya dilakukan pemerintah pusat. Perlu ada sinergi antara pusat dan pemerintah daerah agar pandemi yang hingga kini masih melanda segera berakhir.

Secara khusus, Presiden AHLINA Institute, Dr Tifauzia Tyassuma meminta para kepala daerah untuk mengkaji lebih dalam sebelum memutuskan kebijakan soal penanganan pandemi.

"Jangan dia buru-buru, kemudian latah untuk melakukan rem mendadak atau lockdown. Kebijakan para gubernur di daerah-daerah itu sangat penting," kata Tifauzia dalam diskusi publik bertema 'kasus Covid-19 naik signifikan, kepala daerah sibuk pencitraan' secara virtual, Jumat (18/6).


Ia pun menjabarkan data mengenai tingkat kematian atau case fatality rate (CFR) dengan ketersediaan fasilitas kesehatan (faskes) dan tenaga kesehatan (nakes) di sejumlah daerah.

"Kita bisa melihat keseriusan daerah dari CFR, fakses, dan nakes. Misalkan DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Kalau ketiga ini tidak disikapi dengan serius, bisa bahaya," lanjutnya.

Dari beberapa daerah yang ia contohkan, Jawa Tengah menjadi daerah yang dinilai kurang siap menghadapi pandemi berdasarkan data penanganan per Juni 2021.

"Saat terjadi ledakan kasus, si provinsi kuat enggak? Ternyata DKI dan Jabar faskes dan nakes masih oke. Tapi itu tidak terjadi di Jawa Tengah," paparnya.

Senada dengan Dr Tifauzia, Koordinator Nasional Sahabat Airlangga, Deden Nasihin menyebut pemerintah daerah harus fokus pada penanganan pandemi Covid-19, bukan mencari panggung sendiri.

Selain itu, kebijakannya pun harus sejalan dengan pemerintah pusat, dalam hal ini Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN).

"Para kepala daerah harus menentukan skala prioritas, yang lebih urgent. Saya mengajak kepada seluruh elemen bangsa bersinergi dengan kebijakan pusat, harus diterjemahkan dengan baik oleh daerah," sambung Deden dalam diskusi yang sama.

Sejauh ini, pemerintah pusat sudah menjalankan program nyata dalam menghadapi pandemi Covid-19, seperti halnya program Kartu Prakerja, hingga Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai upaya pemulihan ekonomi di tengah pandemi.

"Sudah banyak program-program Pak Airlangga (Ketua KPC PEN) yang baik dan harus diterjemahkan oleh kepala daerah. Belum lagi program vaksinasi," tandasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya