Berita

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo/Net

Politik

Menpan RB: Pemerintah Belum Mengambil Keputusan Lockdown

KAMIS, 17 JUNI 2021 | 16:10 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Wacana penguncian (lockdown) yang bergulir di tengah kekhawatiran masyarakat akan lonjakan kasus positif Covid-19 direspon Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo.

Tjahjo menagatakan, sampai saat ini pemerintah masih belum memutuskan akan menerapkan (lockdown) untuk daerah-daerah maupun secara khusus di perkantoran pemerintah, dalam merespon lonjakan kasus Covid-19.

"Sampai hari ini, pemerintah belum mengambil keputusan berkaitan dengan berkembangnya suasana lockdown, khususnya di kantor-kantor pemerintah," ujar Tjahjo dalam keterangan etrtulis yang diterima Kamis (17/6).


Namun begitu, Politisi PDI Perjuangan ini bakal menerima masukan dari seluruh stakeholder di pemerintahan pusat dan daerah maupun nonpemerintah, untuk mengendalikan pandemi global di dalam negeri.

Akan tetapi, Tjahjo memastikan bahwa kebijakan pengendalian Covid-19 di pemerintahan bisa diambil secara mandiri baik oleh kementerian/lembaga di tingkat pusat maupun daerah.

Sejauh ini, Kemenpan RB kata Tjahjo, selalu berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) selaku Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di Indonesia.

"Kemenpan RB selalu berkoordinasi untuk mencermati setiap gelagat perkembangan dan dinamika di beberapa daerah yang zona merah, khususnya di DKI Jakarta yang positif Covid-19-nya meningkat dengan tajam," tuturnya.

"Kemenpan RB menunggu saja apa yang menjadi keputusan serta bagaimana ke depan. Akan tetapi, yang penting ASN harus tetap produktif, harus tetap sehat," demikian Tjahjo Kumolo.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Legislator Nasdem: Bukan Hal Sulit bagi Polri Kejar Spam Judol

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:57

Aksi Dramatis Anggota TNI Selamatkan Balita dari Cengkeraman Paman Sakau

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:45

Sempat Lolos OTT KPK, Bos PT MSA Fika Nur Alawi Resmi Pakai Rompi Oranye

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35

Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Berdampak Positif terhadap Citra Golkar

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:10

Cak Imin Pastikan Sekolah Rakyat Sukoharjo Siap Sambut Tahun Ajaran Baru

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:07

Telkom Akses Perkuat Kompetensi SDM Digital di Daerah 3T

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:48

Aliansi Kontraktor Geruduk Sudin PRKP Jakut Gegara Dugaan Monopoli Proyek

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:41

Peresmian Kantor UN Tourism Kukuhkan Spanyol di Garda Terdepan Multilateralisme

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:30

Kejagung Endus Dugaan Keterlibatan Kolonel TNI Aktif dalam Korupsi MBG

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:25

Baru Tiga Bulan Menjabat, Dirut Pos Indonesia Mundur

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:21

Selengkapnya