Berita

Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali RIf'an/RMOL

Politik

Pilpres 2024 Menarik Jika Muncul 3 Capres Berbasis Ideologi, Begini Simulasinya

KAMIS, 17 JUNI 2021 | 05:33 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia (ASI) Ali Rif'an meramal konfigurasi politik pemilihan presiden (Pilpres) tahun 2024 mendatang akan memungkinkan memunculkan 3 pasangan.

Dijelaskan Ali Rif'an, Pilpres 2024  memungkinkan akan ada 4 pasang calon jika PDIP maju tanpa koalisi dengan partai apapun. Mengingat secara itung-itungan politik, PDIP bisa mencalonkan diri tanpa berkoalisi dengan partai lainnya.

Ali Rif'an mengatakan bahwa peta koalisi ditentukan oleh sikap PDIP.


"Kalau PDIP koalisi dengan Gerindra akan jadi 3 bahkan mungkin 2, lokomotif koalisi tentu adalah PDIP yang peroleh suara di Pileg 22,23 persen," demikian analisa Ali Rif'an kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (17/6).

Dalama pembacaan Ali Rif'an, Pilpres 2024 mendatang akan jauh lebih menarik jika koalisi dibangun berbasis ideologi.

Mantan Manajer Riset Poltracking Indonesia ini kemudian mengutarakan simulasinya.

Pertama pasangan yang merepresentasikan Nasionalis abangan yakni Ganjar Pranowo-Puan Maharani. Kedua, kelompok pasangan Nasionalis religius Airlangga Hartarto-Muhaimin Iskandar dan Kelompok berbasis Islam politik yang mengusung Anies Baswedan-Zulkifli Hasan ataua Prabowo Subianto.

"Ini akan lebih menarik jika kemunculan koalisi berbasis ideologi, ada Ganjar-Puan, Airlangga Hartarto dan Anies, Zulhas atau dengan Prabowo," demikian kata Ali Rif'an.

Sejauh ini banyak kalangan yang menyuarakan berbagai paket pasangan yang layak diusung dalam kontestasi Pilpres 2024.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya