Berita

Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah/Net

Politik

PDIP Tanpa Koalisi, Skenario Koalisi Pilpres Bisa Munculkan 4 Capres 2024

KAMIS, 17 JUNI 2021 | 03:33 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Peta koalisi pemilihan presiden (Pilpres) tahun 2024 mendatang terus bermunculan.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah mengatakan kunci ragam koalisi yang terbentuk tergantung pada PDIP. Alasannya, partai besutan Megawati itu pemilik tiket tanpa koalisi.

Dedi memprediksi, Pilpres 2024 bisa memunculkan 4 kandidat apabila PDIP memilih jalan politiknya sendiri.


"PDIP sebagai satu-satunya pemilik tiket Capres tanpa koalisi, jika ia sendiri maka bisa saja ada 4 pilihan dengan leader koalisi PDIP, Gokkar, Gerindra, dan Parpol menengah," demikian kat Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (17/6).

Kata Dedi, skema koalisi akan berubah jika nantinya PDIP lebih memilih menggandeng partai lainnya.

Prediksi Dedi, atas sikap PDIP  analisa yang paling memungkinkan adalah 3 pasang calon.

"Tetapi jika PDIP menggandeng Parpol lain, maka besar kemungkinan akan memunculkan tiga pasang,  dan skema ini seharusnya yang terbaik," demikian kata Dedi.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya