Berita

Sejumlah pejabat dari 4 kabupaten bersama Forkompimda dan tokoh masyarakat usai rapat akbar deklarasi Provinsi Papua Selatan/Ist

Politik

Gelar Rapat Akbar, 4 Bupati Siap Deklarasikan Pembentukan Provinsi Papua Selatan

RABU, 16 JUNI 2021 | 10:40 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Rencana pemekaran wilayah Papua Selatan rupanya sudah selangkah lebih maju. Hal ini terlihat dari adanya Rapat Akbar Deklarasi Pemekaran Provinsi Papua Selatan dan Peresmian Kantor Sekretariat Bersama Pemekaran Provinsi Papua Selatan di Jalan Brawijaya, Kabupaten Merauke, Selasa kemarin (15/6).

Dalam kegiatan tersebut, hadir 4 kepala daerah di wilayah selatan Papua. Yakni Bupati Merauke, Bupati Mappi, Bupati Asmat, dan Bupati Boven Digoel. Serta jajaran Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh adat.

Wakil Bupati Kabupaten Asmat sekaligus Ketua Tim Pemekaran Provinsi Papua Selatan, Tomas E. Safanpo mengatakan, pihaknya telah melakukan upaya-upaya untuk melakukan percepatan pembentukan Provinsi Papua Selatan, dan pintu masuknya adalah dengan dilakukan revisi UU Otonomi Khusus yang saat ini sedang dilakukan oleh Panitia Khusus (Pansus) DPR RI di Jakarta.


Ditambahkan Tomas, pintu masuk pemekaran Papua Selatan dapat dilakukan melalui revisi pasal 76 UU Nomor 21 Tahun 2001 Tentang Otonomi Khusus Bagi Provinsi Papua yang mengamanatkan bahwa kebijakan pemekaran provinsi-provinsi baru di Papua, haruslah dilakukan atas persetujuan Majelis Rakyat Papua (MRP) dan Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP).
Setelah memperhatikan dengan sungguh-sungguh kesatuan sosial budaya, kesiapan sumber daya alam dan kemampuan ekonomi dan perkembangan di masa mendatang.

Dengan dilakukan revisi, maka akan ditambahkan kewenangan dari pemerintah untuk melakukan pemekaran pada Provinsi Papua. Sehingga nantinya kewenangan pemekaran tidak hanya melalui MRP dan DPRP, tapi pemerintah pusat juga memiliki celah hukum untuk melahirkan pemekaran di wilayah Papua Selatan.

Berdasarkan hal itu, dirinya selaku Ketua Tim Pemekaran Provinsi Papua Selatan memohon dukungan kepada segenap pemangku di seluruh wilayah Papua Selatan. Baik pemerintah, DPRD, TNI-Polri, tokoh agama, tokoh adat, tokoh perempuan, dan tokoh pemuda untuk memberikan dukungan penuh revisi UU Otsus Papua yang sedang berlangsung di DPR RI.

"Kalau di wilayah lain di Papua ada suara-suara sumbang menolak revisi Otsus, kita orang selatan harus mendukung. Karena kerinduan kita untuk melahirkan Provinsi Papua Selatan itu akan lahir hanya melalui celah ini, tidak ada jalan lain," kata Thomas, dikutip Kantor Berita RMOLPapua, Rabu (16/6).

Kegiatan deklarasi tersebut dilanjutkan dengan penandatanganan petisi dukungan Provinsi Papua Selatan oleh tim pemekaran, Forkopimda, dan para hadirin yang hadir.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPRP Edoardus Kaize di sela-sela kegiatan deklarasi kepada awak media menyampaikan bahwa dirinya bersama-sama dengan enam orang anggota DPRP dari wilayah Dapil Papua Selatan telah bersepakat untuk memberikan dukungan secara penuh terkait pembentukan Provinsi Papua Selatan.

"Kami berterimakasih ada sekretariat di sini. Setiap kami tiba di sini kami pasti akan datang ke sekretariat ini. Kami akan dukung penuh dengan segala kapasitas yang kami miliki sebagai anggota DPRP," ujar Edoardus.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya