Berita

Pelatih Timnas Jerman, Joachim Low, harus bekerja keras memperbaiki ketajaman lini depannya yang mandul saat menghadapi Prancis/Net

Sepak Bola

EURO 2020

Kecewa Dikalahkan Prancis, Joachim Low Berjanji Perbaiki Kekurangan Jerman

RABU, 16 JUNI 2021 | 09:26 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kekecewaan dirasakan pelatih Timnas Jerman, Joachim Low, usai tim asuhannya kalah dari Prancis dengan skor tipis 0-1 pada laga dinihari tadi (16/6).

Terlebih, kemenangan Prancis bukan karena lawan mampu mencetak gol. Tapi karena gol bunuh diri bek Jerman, Mats Hummels, pada pertengahan babak pertama.

Untuk itu, Low pun berjanji segera membenahi penampilan skuat asuhannya agar bisa meraih hasil maksimal dalam 2 laga fase grup berikutnya. Perbaikan tim mutlak dilakukan Jerman, karena mereka bakal menghadapi Portugal yang dalam laga sebelumnya menang 3-0 atas Hungaria,


"Besok kami harus memproses banyak hal, tetapi melihat ke depan," kata Loew usai pertandingan, dikutip Reuters, Rabu (16/6). "Kami kalah, kami kecewa, tetapi kami masih memiliki dua pertandingan dan kami bisa memperbaikinya."

Low sendiri tak ingin menyalahkan para pemain Jerman yang dinilainya telah berupaya maksimal memenangkan pertandingan.

"Mereka telah melakukan semuanya. Kami hanya kurang kuat dalam melakukan penetrasi di sepertiga lapangan terakhir dan tidak bisa memaksimalkan setiap kesempatan," paparnya.

Dalam laga melawan Prancis, Low tidak menurunkan striker murni selama 74 menit. Lini depan Tim Panser diisi trio Thomas Muller, Kai Havertz, dan Serge Gnabry.

Striker Timo Werner baru menggantikan Gnabry pada menit 74. Namun, perubahan ini tak memberi dampak signifikan untuk membongkar pertahanan kuat Prancis yang sudah digalang sejak dari lini tengah.

Ini yang jadi PR bagi Low jika tak ingin kembali gagal meraih poin saat menghadapi Portugal pada Sabtu (19/6) mendatang. 

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya