Berita

Ketua Lembaga Hukum Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI) Muara Karta/Net

Politik

Para Pembantunya Tak Mikirin Rakyat, Rencana PPN Sembako Jadi Tambahan Beban Jokowi

RABU, 16 JUNI 2021 | 08:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Rencana pengenaan pajak pertambahan nilai (PPN) terhadap bahan kebutuhan pokok (sembako) termasuk beras, jagung, dan sayuran menuai reaksi keras masyarakat di Indonesia.

Pengenaan PPN ini memang masih dalam draf rancangan undang-undang, dan seorang staf ahli menteri keuangan mengatakan langkah ini penting untuk mendongkrak penerimaan pajak negara.

Namun, Ketua Lembaga Hukum Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI), Muara Karta, menilai rencana pengenaan pajak terhadap sembako merupakan bukti pemerintah sedang galau.


Karena di saat kondisi pandemi Covid-19 yang kembali naik dan perekonomian masyarakat yang kedodoran, mendadak muncul rencana pengenaan pajak sembako.

Karta berpandangan, pajak sembako justru menambah berat beban Presiden Joko Widodo dalam mengurus negara.

"Karena pembantu-pembantunya tidak pernah mau mikirin rakyat. Presiden ke mana, pembantunya ke mana," kata Karta kepada wartawan, Selasa (15/6).

Karta menekankan bahwa pandemi Covid-19 belum berakhir. Apalagi ditambah utang yang terus membengkak.

Ironisnya, banyak elite politik justru disibukan dengan hajatan Pilpres 2024 dengan mengelus-elus capresnya masing-masing.

"Mereka sudah tidak punya etika lagi. Ingat, Pak Jokowi masih memimpin tiga tahun lagi," kata Pembina DPN Peradi ini, dikutip Kantor Berita RMOLJakarta.

"Yang kasihan rakyat. Sudah dihantui corona, sekarang malah dibebani pajak kebutuhan pokok," demikian Karta.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Legislator Nasdem: Bukan Hal Sulit bagi Polri Kejar Spam Judol

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:57

Aksi Dramatis Anggota TNI Selamatkan Balita dari Cengkeraman Paman Sakau

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:45

Sempat Lolos OTT KPK, Bos PT MSA Fika Nur Alawi Resmi Pakai Rompi Oranye

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35

Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Berdampak Positif terhadap Citra Golkar

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:10

Cak Imin Pastikan Sekolah Rakyat Sukoharjo Siap Sambut Tahun Ajaran Baru

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:07

Telkom Akses Perkuat Kompetensi SDM Digital di Daerah 3T

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:48

Aliansi Kontraktor Geruduk Sudin PRKP Jakut Gegara Dugaan Monopoli Proyek

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:41

Peresmian Kantor UN Tourism Kukuhkan Spanyol di Garda Terdepan Multilateralisme

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:30

Kejagung Endus Dugaan Keterlibatan Kolonel TNI Aktif dalam Korupsi MBG

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:25

Baru Tiga Bulan Menjabat, Dirut Pos Indonesia Mundur

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:21

Selengkapnya