Berita

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim/Net

Politik

Nadiem Bakal Bawa Suara-suara Penolakan Pajak Sekolah Ke Rapat Kabinet

SELASA, 15 JUNI 2021 | 21:25 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Sektor pendidikan yang rencananya bakal dikenakan pajak pertambahan nilai (PPN) ikut dibahas di dalam rapat kerja Komisi X DPR bersama Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim.

Dalam rapat tersebut, Nadiem menanggapi pernyataan keberatan dan juga penolakan terhadap rencana pemajakan sekolah yang disampaikan sejumlah anggota Komisi X DPR.

Nadiem menuturkan, suara-suara penolakan dari DPR akan dibahas lebih lanjut oleh kabinet Indonesia Maju.


"Kami mendengar dengan sangat jelas poisisi komisi X (DPR) mengenai wacana penambahan pajak PPN untuk sekolah," ujar Nadiem di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (15/6).

"Itu tentunya akan kami kaji, karena tentunya kami harus mendalami dahulu untuk melihat situasinya," sambungnya.

Nadiem tidak bisa menjawab satu persatu pernyataan dari anggota komisi X DPR. Namun ia memastikan bahwa apa yang disampaikan DPR bakal dibawa ke dalam pembahasan bersama semua unsur di pemerintah pusat.

"Pesan itu akan kami bawa ke dalam internal pemerintahan pusat," demikian Nadiem Makarim.

Rencana pengenaan PPN terhadap sektor pendidikan atau sekolah ini termaktub di dalam draf revisi UU 6/1993 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP).

Dalam draf revisi UU KUP itu, sekolah dihilangkan dari objek tidak kena pajak. Artinya, sektor ini akan dikenai pajak.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Legislator Nasdem: Bukan Hal Sulit bagi Polri Kejar Spam Judol

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:57

Aksi Dramatis Anggota TNI Selamatkan Balita dari Cengkeraman Paman Sakau

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:45

Sempat Lolos OTT KPK, Bos PT MSA Fika Nur Alawi Resmi Pakai Rompi Oranye

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35

Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Berdampak Positif terhadap Citra Golkar

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:10

Cak Imin Pastikan Sekolah Rakyat Sukoharjo Siap Sambut Tahun Ajaran Baru

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:07

Telkom Akses Perkuat Kompetensi SDM Digital di Daerah 3T

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:48

Aliansi Kontraktor Geruduk Sudin PRKP Jakut Gegara Dugaan Monopoli Proyek

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:41

Peresmian Kantor UN Tourism Kukuhkan Spanyol di Garda Terdepan Multilateralisme

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:30

Kejagung Endus Dugaan Keterlibatan Kolonel TNI Aktif dalam Korupsi MBG

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:25

Baru Tiga Bulan Menjabat, Dirut Pos Indonesia Mundur

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:21

Selengkapnya