Berita

Director-In-Charge AFTL Suparno Djasmin/Repro

Bisnis

Selama Pandemi, Relaksasi Kredit Astra Financial Capai Rp 31 Triliun

SELASA, 15 JUNI 2021 | 21:00 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Astra Financial, Transportation & Logistic (AFTL) telah memberikan relaksasi kredit kepada lebih dari 1 juta pelanggannya selama pandemi Covid-19.

Director-In-Charge AFTL Suparno Djasmin menyebut relaksasi tersebut bernilai total Rp 31 triliun atau sekitar 16 persen dari total relaksasi yang diberikan multifinance di Indonesia.

Relaksasi tersebut dilakukan sejak Maret 2020 hingga Desember 2020. Hal itu diungkap oleh Suparno dalam Silaturahmi Virtual bersama pemimpin dan media pada Senin (14/6).


"Kami meyakini relaksasi kredit mencakup tiga sektor pembiayaan strategis yaitu kredit di sektor pembiayaan roda empat, roda dua, dan kategori alat berat, merupakan salah satu solusi yang dibutuhkan masyarakat Indonesia di tengah masa sulit ini," kata Suparno.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Dutabesar RI untuk Indonesia Suryo Pratomo mengapresiasi langkah Astra untuk merelaksasi kredit di tengah situasi pandemi Covid-19.

Menurutnya, Astra merupakan contoh yang baik. Dengan upaya relaksasi, Astra dapat menjaga pelanggannya.

"Pertama yang dilakukan adalah kesehatan terlebih dahulu, dengan itu ekonomi bisa bergerak. Perlu ada kesabaran, dibutuhkan kedisiplinan untuk mengendalikan Covid. Kalau Covid tidak turun, meningkat seperti roller coaster, maka ekonomi kita akan seperti roller coaster," pungkasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya