Berita

Ketua KPU Sumsel, Amrah Muslimin/Ist

Politik

Tunggu Keputusan Pemerintah, Alasan KPU dan Bawaslu Sumsel Belum Usulkan Anggaran Pemilu 2024

SELASA, 15 JUNI 2021 | 09:51 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Hingga kini baik KPU dan Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) belum mengajukan usulan anggaran untuk persiapan pemilu tahun 2024 mendatang.

“Kemungkinan kami akan mengajukan usulan anggaran Pemilu 2024 tahun depan,” kata Ketua KPU Sumsel, Amrah Muslimin, Senin (14/6), dikutip Kantor Berita RMOLSumsel.

Belum diajukannya usulan anggaran ini karena mereka masih menunggu keputusan resmi pemerintah. Apakah Pileg, Pilpres, dan Pilkada dibiayai seluruhnya oleh APBN, atau tetap seperti semula yaitu Pileg, Pilpres oleh APBN, dan Pilkada ditanggung APBD.


“Karena undang-undang yang mengatur tentang Pilkada menyebutkan Pilkada dibiayai APBD. Ini konsekuensinya harus merevisi UU No 7 2017 dan UU No 10 tahun 2016,” jelasnya.

Untuk persiapan Pemilu 2024 sendiri, KPU Sumsel telah melakukan pemberitahuan ke Pemprov Sumsel.

“Mulai dari persiapan anggaran pilkada mulai dari 2023, karena ada dana hibah untuk kegiatan penguatan kelembagaan dan pembentukan Sekolah Demokrasi di 7 kabupaten. Kita usulkan 7 miliar rupiah tapi masih di konsultasikan ke Mendagri,” sambungnya.

Sedangkan Pimpinan Bawaslu Sumsel, Junaidi, masih menunggu tahapan dari KPU terkait usulan anggaran Pemilu 2024 mendatang.

“Kalau keluar tahapan dari KPU, apakah 20 bulan, 25 bulan, atau 30 bulan. Kalau 30 bulan maka tahapan ada di tahun ini, tapi kalau 25 bulan di Maret 2022, tetap akan kita ajukan anggaran untuk tahapan di tahun ini untuk tahun 2022,” katanya.

Pihaknya masih menunggu putusan PKPU dalam waktu dekat.

“Kayaknya DPR, Bawaslu, KPU, sama DKPP lagi intens rapat dengar pendapat untuk memutuskan itu,” tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya