Berita

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan bersama para tokoh PAN saat menemui Sri Sultan Hamengku Buwono X/Net

Politik

Sri Sultan Ajak Tokoh PAN Pikirkan Peran Indonesia Bagi Kemajuan Peradaban

SENIN, 14 JUNI 2021 | 17:53 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Berbagai masalah kebangsaan dibahas Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan dengan Sri Sultan Hamengku Buwono X, saat dirinya beserta jajaran PAN berkunjung ke Kepatihan Keraton Yogyakarta, senin (14/6).

Pertemuan ini digelar usai Zulkifli Hasan berkunjung ke kediaman tokoh Muhammadiyah, Buya Syafii Maarif.

Dalam pertemuan ini, Zulkifli Hasan didampingi oleh Ketua MPP PAN Hatta Rajasa, Ketua Dewan Kehormatan PAN Soetrisno Bachir, dan Ketua POK DPP PAN A. Mumtaz Rais. Masalah kebangsaan hingga perkembangan politik dunia menjadi topik perbincangan selama lebih 1,5 jam antara para tokoh PAN dengan Sri Sultan.


”Yang menarik, tadi Ngarso Dalem banyak bercerita tentang perkembangan geopolitik. Beliau sangat konsen mengenai posisi Indonesia di tengah kancah politik dunia,” ujarnya kepada wartawan.

Kepada tokoh PAN, Sri Sultan berpesan agar bangsa ini tidak melulu terjebak persoalan-persoalan masa lalu. Menurut Raja Jogja tersebut, rakyat Indonesia harus sudah selesai dengan beban-beban sejarah. Indonesia harus mulai berpikir masa depan, kemajuan, dan kompetisi global.

“Apa posisi dan peran Indonesia bagi kemajuan peradaban? Itu harus mulai menjadi fokus kita,” ujarnya.

Zulhas mengaku setuju dengan apa yang disampaikan Sri Sultan. Menurutnya, pembelahan di tengah masyarakat akibat politik harus segera dihentikan agar fokus dan energi bisa dialihkan pada hal-hal yang lebih produktif.

“Kompetisi global menanti peran-peran besar Indonesia. Ini yang belakangan ini menjadi bahan diskusi kami di PAN,” tutupnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya