Berita

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus/Net

Dunia

WHO: Sumbangan G7 Tidak Cukup, Dunia Butuh 11 Miliar Dosis Vaksin Untuk 70 Persen Populasi

SENIN, 14 JUNI 2021 | 10:31 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sumbangan 1 miliar dosis vaksin Covid-19 yang dijanjikan oleh G7 masih jauh dari cukup untuk kebutuhan memvaksinasi masyarakat dunia.

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus menyambut baik pengumuman G7 untuk memberikan vaksin pada negara-negara yang membutuhkan. Namun Tedros menekankan, dunia masih membutuhkan lebih banyak dan lebih cepat.

"Tantangannya, saya katakan kepada para pemimpin G7, adalah bahwa untuk benar-benar mengakhiri pandemi, tujuan kita harus memvaksinasi setidaknya 70 persen populasi dunia pada saat G7 bertemu lagi di Jerman tahun depan," jelas Tedros saat ikut dalam KTT G7 di Cornwall, Inggris pada Sabtu (13/6).


“Untuk melakukan itu, kita membutuhkan 11 miliar dosis,” tambahnya, seperti dimuat Shanghai Daily.

Ia menekankan, penting bagi negara-negara untuk sementara waktu mengesampingkan perlindungan kekayaan intelektual atas vaksin Covid-19.

Dalam kesempatan tersebut. Tedros menegaskan kembali targetnya untuk memvaksinasi 30 persen dari populasi pada akhir tahun 2021. Untuk mencapai target ini diperlukan 100 juta dosis pada Juni dan Juli, serta 250 juta dosis lainnya pada September.

Komitmen 1 miliar dosis vaksin Covid-19 dari G7 sendiri terdiri dari 500 juta dosis berasal dari AS dan 100 juta dari Inggris.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya