Berita

Dialog kebangsaan bertema Mewujudkan Pilkades Damai di Wilayah Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat/Ist

Presisi

Jaga Kamtibmas Pesta Demokrasi, Polsek Gerung Gelar Dialog Kebangsaan Gandeng Universtias

MINGGU, 13 JUNI 2021 | 23:07 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Gelaran pesta demokrasi yang melibatkan banyak pihak harus diwujudkan dengan aman dan damai, tak terkecuali pesta demokrasi di lingkup pemilihan kepala desa sekalipun.

Guna menciptakan Pilkades damai, Polsek Gerung di Lombok Barat menggelar dialog kebangsaan bersama Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Mataram (Ummat).

Dialog kebangsaan bertema "Mewujudkan Pilkades Damai di Wilayah Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat" digelar di Mako Polsek Gerung dan dihadiri Kepala Kesbangpol Lombok Barat, Isnanto Kurniawan; Kapolsek Gerung, AKP Syaripuddin Zohri; Camat Gerung, Mulyadi; serta Dekan Fakultas Hukum Ummat, Rena Aminwara; serta calon Kades tiga desa bersama panitia.


Kapolsek Gerung, AKP Syaripuddin Zohri mengatakan, dialog tersebut sebagai ikhtiar untuk sukseskan jalannya Pilkades secara damai.

"Kegiatan ini bertujuan untuk silahturahmi sekaligus sebagai dialog kebangsaan untuk mewujudkan Pilkades damai di Kecamatan Gerung," katanya, Minggu (13/6).

Kapolsek berharap kontestan dapat menciptakan suasana damai dalam berkompetisi Pilkades ini. Tak hanya itu, ia juga meminta jalannya Pilkades mengikuti protokol Covid-19.

"Tetap mengedepankan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan karena situasi pada saat ini masih pandemi Covid-19," imbaunya.

Di sisi lain, Dekan Fakultas Hukum Ummat, Rena Aminwara menjelaskan, ide dialog tersebut datang saat berlangsungnya sepeda santai. Dari sana muncul ide menggelar dialog kebangsaan sebagai pengarahan dalam mewujudkan Pilkades damai.

"Kami harapkan dalam kegiatan briefing terkait dengan Pilkades serentak ini dapat bermanfaat bagi kita semua sehingga Pilkades serentak ini dapat berjalan dengan aman dan damai," ujarnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Mafia Infrastruktur Diduga Kepung Menteri Dody Lewat Isu Miring

Kamis, 06 Agustus 2026 | 00:05

Menhan hingga Ketua Komisi I DPR Terima Brevet Korps Marinir

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:46

Ketimpangan Penduduk Meningkat, Gini Ratio Naik ke 0,368

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:22

Mahkamah Agung Diminta Evaluasi Ketua PN Jakarta Timur

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:38

Gempa M 6,4 Guncang Kepulauan Talaud, Tidak Ada Korban Jiwa

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:31

Kader Golkar Wonosobo Ngadu ke DPP soal Dua Kali Musda

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:14

Di Balik Tribun Sunyi Piala Presiden, Puluhan Pecalang Jaga Harmoni El Clasico

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09

Kisruh Diadukan ke Bahlil, Mafa Uswanas Diusulkan jadi Plt Ketum AMPI

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:50

Pergeseran Public Goods Sektor Kesehatan

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:40

BRAINS Demokrat Kolaborasi Bareng IRI Perkuat Demokrasi Lintas Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:17

Selengkapnya