Berita

Deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Said Didu/Net

Politik

Prabowo Gabung Jokowi Untuk Mengabdi, Said Didu: BuzzerRp Juga Nyatakan Demikian

MINGGU, 13 JUNI 2021 | 19:03 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Alasan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang memilih bergabung masuk lingkaran pemerintah usai kalah di Pilpres 2019 dinilai aneh.

Bagi deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Said Didu, alasan mengabdi yang disebutkan Prabowo dalam tayangan podcast di akun YouTube Deddy Corbuzier merupakan alasan yang lazim disampaikan semua pihak. Termasuk para pendengung bayaran atau yang populer dengan sebutan BuzzerRp.

“Semua pihak menyatakan demikian, termasuk para BuzzerRp, komisaris BUMN yang dapat hadiah dan lain-lain,” ujarnya lewat akun Twitter, Minggu (13/6).


Seharusnya, kata Said Didu, Prabowo dan Gerindra konsisten di jalur oposisi. Sebab, di negara demokrasi, oposisi juga merupakan bentuk pengabdian.

“Di negara demokrasi, oposisi adalah cara pengabdian yang dihormati karena mereka menyuarakan kepentingan rakyat tanpa digaji. Adalah aneh jika yang dianggap mengabdi hanya pejabat yang digaji rakyat,” tuturnya.

Dia menekankan bahwa mengabdi buat negara bukan hanya oleh pejabat yang digaji rakyat. Kritik kebijakan yang salah dan menyengsarakan rakyat juga mengabdi.

“Anti korupsi juga mengabdi. Melawan ketidakadilan penguasa juga mengabdi,” tegasnya.

“(Ingat) BuzzeRp dan hadiah komisaris BUMN juga alasannya mau mengabdi,” demikian Said Didu.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya