Berita

Bill Gates/Net

Dunia

Bill Gates: AS Harus Perbanyak Reaktor Nuklir Untuk Atasi Perubahan Iklim

MINGGU, 13 JUNI 2021 | 09:14 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) perlu menambah reaktor nuklir jika serius berupaya menyelesaikan masalah perubahan iklim.

Demikian pesan yang disampaikan oleh miliarder Bill Gates ketika berbicara di Majelis Energi Nuklir yang digelar asosiasi industri perdagangan nuklir AS, seperti dimuat Sputnik, Sabtu (12/6).

"Jika kita serius untuk menyelesaikan perubahan iklim, dan terus terang kita harus melakukannya, hal pertama yang harus kita lakukan adalah menjaga agar reaktor tetap beroperasi," ujar pendiri Microsoft itu.


"Meski begitu, mempertahankan status quo saja tidak cukup. Kita membutuhkan lebih banyak tenaga nuklir hingga emisi nol persen di Amerika dan untuk mencegah bencana iklim," lanjutnya.

Pria 65 tahun itu telah menyumbangkan lebih dari 50 miliar dolar AS untuk kegiatan filantropi sejak 1994. Dalam beberapa tahun terakhir, ia memusatkan perhatian pada perubahan iklim dengan mempelopori beberapa inisiatif pada penelitian dan pengembangan energi bersih.

Menurut Administrasi Informasi Energi, AS dapat membuat rekor jumlah terbesar dari reaktor nuklir pada 2021.

Perusahaan yang didirikan oleh Gates, TerraPower, sedang membangun pembangkit listrik tenaga nuklir generasi berikutnya menggunakan teknologi Natrium.

Pada Oktober lalu, Departemen Energi AS menginvestasikan 80 juta di TerraPower serta perusahaan lain yang memproduksi pembangkit nuklir generasi berikutnya.

Namun, argumen Gates bahwa tenaga nuklir akan membantu dunia menghadapi perubahan iklim dan mencapai nol emisi pada tahun 2050 telah dibantah oleh para ilmuwan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya