Berita

Ketua Satgas Covid-19 Letjen Ganip Warsito saat tinjau RS Ijen Boulevard Malang, Jatim/Ist

Nusantara

Ganip Warsito Pastikan RS Lapangan Ijen Boulevard Malang Siap Antisipasi Lonjakan Covid-19

SABTU, 12 JUNI 2021 | 04:52 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan virus corona baru (Covid-19) Letjen Ganip Warsito, melakukan peninjauan Rumah Sakit (RS) Lapangan Ijen Boulevard di Kota Malang, Jawa Timur, Jumat (11/6).

Dalam kunjungan tersebut, Ketua Satgas memastikan bahwa segala aspek yang dibutuhkan baik dari Sumber Daya Manusia (SDM), sarana dan prasarana untuk penanganan Covid-19 di wilayah Kota Malang dan daerah penyangganya dalam kondisi siap.

“Semua yang ada di sini saya cek dan pastikan, baik itu menyangkut masalah nakesnya, dokter, perawat dan relawan juga fasilitas dan obat-obatan semua dalam keadaan siap,” tegas Ganip.


Adapun berdasarkan data yang dirangkum per Jumat (11/6) pukul 12.23 WIB, keterisian tempat tidur RS Lapangan Boulevard tergolong rendah, yakni 67 dari total kapasitas 307 tempat tidur.

Dari data tersebut, Ganip optimis bahwa RS Lapangan Ijen Boulevard dapat lebih siap mengantisipasi apabila terjadi lonjakan kasus. Tentunya hal yang berkaitan dengan lonjakan kasus itu tidak diharapkan dan Covid-19 dapat dikendalikan.

“Keterisian tempat tidur tergolong sedikit. Sehingga kita bisa mengantisipasi manakala terjadi ledakan kasus, tapi tidak berharap itu karena kita telah melakukan berbagai upaya pengendalian,” jelas Ganip.

Dalam kesempatan tersebut, Ganip Warsito yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan bahwa pemerintah pusat melalui Satgas Penanganan Covid-19.

Kata Ganip, BNPB juga telah melakukan berbagai upaya dalam rangka menekan dan mengendalikan angka kasus Covid-19.

Adapun yang pertama menurut Ganip, pemerintah pusat telah dan terus melakukan langkah pendampingan kepada seluruh komponen di daerah dalam rangka peningkatan dan penyempurnaan manajemen yang ada di lapangan.

Dalam hal ini, Ganip mengakui memang masih ada beberapa daerah yang masih kurang dan memiliki keterbatasan dalam kaitan manajemen penanganan Covid-19.

“Untuk memperbaiki manajemen lapangan dalam rangka penanganan Covid-19 yang terjadi di wilayah kita,” kata Ganip.

Selain pendampingan, Satgas Penanganan Covid-19 juga melakukan upaya penguatan dari berbagai aspek, baik dalam konteks pencegahan berbasis sosialisasi dan edukasi, penanganan hingga rehabilitasi.

“Penguatan baik dari aspek tenaga medis, obat-obatan maupun lapangan dengan pengetatan program atau pelaksanaan PPKM Mikro dalam rangka untuk penegakan protokol kesehatan,” jelas Ganip.

Dalam hal ini, Ganip juga secara khusus mengimbau kepada masyarakat agar terus menerapkan protokol kesehatan 3M.

Menurutnya, melalui 3M maka masyarakat dapat saling melindungi satu sama lain dan mencegah terjadinya penularan Covid-19.

“Saya mengimbau kepada masyarakat untuk berdisiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan,” terang Ganip.

“Ini yang terpenting. Kalau diri kita terjaga maka orang lain juga terjaga, akhirnya semua aman,” imbuhnya.

Berikutnya, Ganip juga mengatakan bahwa langkah penanganan lain yang dilakukan adalah dengan mengoptimalkan kerja sama berbagai pihak atau multipihak dalam konteks pentaheliks.

Dalam konteks tersebut, Ganip lebih menekankan pentingnya peran tokoh masyarakat, adat, agama dan pemuda khususnya untuk edukasi dan sosialisasi penerapan protokol kesehatan.

“Saya mengajak para tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama tokoh pemuda untuk bersama-sama dengan satgas melakukan sosialisai eduksi atas pentingnya protokol kesehatan,” jelas Ganip.

Selanjutnya, dia juga mendorong dan mengajak masyarakat agar mendukung pelaksanaan program vaksinasi guna meningkatkan kekebalan tubuh dan membentuk imunitas sebagai pertahanan dari infeksi virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.

“Kalau ada program vaksinasi jangan ragu-ragu untuk melaksanakan vaksinasi karena bisa membentuk dan memperkuat imunitas,” tandasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya