Berita

Jaya Suprana/Net

Jaya Suprana

Humor Itu Serius, Serius Itu Humor

JUMAT, 11 JUNI 2021 | 20:40 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

KETIKA mempelajari psikologi pendidikan di Jerman, saya memetik kesimpulan bahwa humor merupakan unsur penting dalam proses pendidikan terutama sebagai pelancar komunikasi antara guru dan murid. Maka saya menyimpulkan bahwa humor itu serius.

Humor Itu Serius

Ketika saya kembali ke Tanah Air Udara tercinta, syukur alhamdullilah kesimpulan bahwa humor itu serius dibenarkan oleh Arwah Setiawan. Namun di sisi lain, setelah mengamati  sepak terjang para politisi di panggung politik Indonesia, maka saya memetik kesimpulan bahwa serius merupakan unsur penting di panggung politik.


Misalnya serius dalam mengobral janji manis pada masa kampanye pemilu, kemudian pada masa pasca pemilu sang pengobral janji yang sudah berhasil duduk di tahta kekuasaan bersikap serius dalam konsekuen dan konsisten ingkar janji yang diobral pada masa kampanye pemilu.

Namun ada pula janji manis yang serius tidak diingkari, seperti janji memberikan jabatan komisaris BUMN bagi para anggota tim sukses dengan gaji yang serius spektakular. Para politisi korup serius dalam memanfaatkan kesempatan untuk melakukan korupsi uang negara sebanyak dan secepat mungkin seperti telah terjadi pada kasus e-KTP, Jiwasraya, sampai Bansos.

KPK

Para pembenci KPK terutama yang merasa diri terancam oleh sepak terjang petugas KPK yang terlalu gigih menunaikan tugasnya juga sangat serius dalam menyusun dan mengejawantahkan Tes Wawasan Kebangsaan demi serius menyingkirkan para petugas KPK yang serius dianggap membahayakan keselamatan para koruptor.

Para pendukung dan pelaku pembangunan infrastruktur luar biasa serius dalam menggusur rakyat miskin dan masyarakat adat yang serius dianggap sebagai para penghambat pembangunan infrastruktur. Penggusuran serius dilakukan oleh para pelaku pembangunan infrastruktur secara serius sempurna melanggar hukum maupun agenda pembangunan berkelanjutan yang telah serius disepakati para anggota PBB, termasuk Indonesia sebagai pedoman pembangunan planet bumi abad XXI .

Para pendukung presidential threshold alias ambang batas suara juga sangat serius dalam menyusun UU Pemilu sedemikian rupa agar jangan sampai para putra-putri terbaik Indonesia mampu menjadi presiden tanpa melalui dukungan parpol akibat kepentingan parpol jauh di atas kepentingan negara, bangsa, apalagi rakyat.

Maka layak serius disimpulkan bahwa di satu sisi memang Humor itu Serius namun sebaliknya di sisi lain ternyata Serius itu Humor.

Populer

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

ICMI Terima Wakaf 2 Ribu Mushaf Al-Qur'an

Minggu, 22 Februari 2026 | 00:10

Tantangan Direksi Baru BPJS Kesehatan Tak Ringan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:43

Polri di Bawah Presiden Sudah Paten dan Tidak Ada Perdebatan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:28

AKBP Catur cuma Sepekan Jabat Plh Kapolres Bima Kota

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:28

Palu Emas Paman

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:01

BNI Perkuat Aksi Lingkungan, 423 Kg Sampah Berhasil Diangkut dari Pantai Mertasari

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:56

BI-Kemenkeu Sepakati Pengalihan Utang Tahun Ini, Nilainya Rp173,4 Triliun

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:40

Teror Ketua BEM UGM, Komisi III Dorong Laporan Resmi ke Aparat

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:14

PB IKA PMII Pimpinan Fathan Subchi Pastikan Kepengurusan Sah Secara Hukum

Sabtu, 21 Februari 2026 | 21:37

BNI Rayakan Imlek 2577 Kongzili Bersama Nasabah

Sabtu, 21 Februari 2026 | 21:03

Selengkapnya