Berita

Ketua DPP Partai Nasdem, Willy Aditya/Net

Politik

Gelar Konvensi Capres, Partai Nasdem Sedang Menyiapkan Badan Pekerja Konvensi

JUMAT, 11 JUNI 2021 | 15:45 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Nasdem akan menggelar konvensi tahun 2022 untuk menentukan siapa calon presiden yang bakal diusung pada Pilpres 2024.

Ketua DPP Partai Nasdem, Willy Aditya mengatakan, saat ini tahapan yang baru dilalui untuk konvensi baru menyiapkan badan pekerja.

"Sekarang masih dibentuk badan pekerja untuk mematangkan dan komunikasi politik, untuk membangun koalisi kecukupan kursi itu," ucap Willy kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (11/6).


Wakil Ketua Fraksi Partai Nasdem DPR itu menambahkan, pihaknya belum bisa memberikan bocoran partai politik mana saja yang tertarik untuk mengikuti konvensi menentukan capres.

"Nanti kita akan launchinglah ya teknisnya seperti apa, baik penyelenggaraaan rekrutmen dan penentuan kandidat yang akan dipilih itu akan kita launching ke publik. Setelah syaratnya terpenuhi, syaratnya 20 persen presidential threshold itulah," katanya.

Saat ini, lanjut Willy, tim badan pekerja konvensi Nasdem tengah melakukan penjajakan kepada sejumlah partai politik, dan belum dapat dibocorkan siapa saja yang akan dilirik Nasdem.

"Kami masih komunikasi. Kami kan lagi bangun kespahaman secara intensif ini, belum bisa kami buka sekarang. Jangan nanti enggak enak, kami komunikasi intensiflah ke beberapa partai," imbuhnya.

Disinggung mengenai kemesraan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang dikabarkan akan menjadi kandidat capres 2024, Willy menjawabnya diplomatis.

"Nanti calon presidennya akan ditentukan di dalam konvensi, ngapain konvensi kalau sudah ada pemenang buang-buang uang saja kita," ucap Willy.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya