Berita

Anggota DPD RI, Fahira Idris/Net

Dunia

Kecam Aksi Terorisme Kanada, Fahira Idris: Dunia Jangan Diam Terhadap Islamofobia

JUMAT, 11 JUNI 2021 | 03:38 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Aksi terorisme berupa pembunuhan berencana yang didasari atas kebenciaan terhadap muslim terjadi di Kanada.

Insiden itu mengakibatkan empat anggota keluarga Muslim Kanada meninggal dan satu anak laki-laki yang berusia 9 tahun mengalami luka-luka serius dalam serangan di kota London, Ontario, Kanada Minggu (6/6) malam waktu setempat.

Sebab kematiannya adalah seorang pria menabrakkan truk pikapnya.


Merespons kejadian ini, Anggota DPD RI Fahira Idris menyatakan keprihatinannya.

Kata Fahira, apa yang terjadi di Kanada ini adalah aksi terorisme. Dunia, tidak boleh diam dan Islamofobia harus dilawan.

Dijelaskan Fahira, insiden mematikan itu mengindikasikan bahwa Islamofobia adalah persoalan serius dunia.
 
“Serangan keji akibat kebencian terhadap Islam dan muslim yang terjadi di Kanada ini harus jadi perhatian para pemimpin dunia terutama para pemimpin negara Barat. Kita menunggu kecaman para pemimpin Barat seperti kecaman mereka terhadap aksi terorisme lainnya," demikian kata Fahira, Kamis (10/6).

Fahira juga mengatakan, para pemimpin di seluruh dunia harus memiliki sikap sama untuk melawan Islamofobia. Tujuannya melindingu warganya yang memeluk agama Islam.

Menurut Fahira, aksi terorisme atas nama apapun tidak punya tempat dimanapun di dunia dan wajib dikutuk.

Dirinya mengapresiasi sikap tegas dari Pemerintah Kanada yang dengan lugas menyebut serangan terhadap keluarga muslim ini adalah aksi terorisme

Meski demikian, ia menyayangkan ada sikap yang berbeda dari para pemimpin negara barat terhadap berbagai aksi terorisme yang terjadi di dunia.
 
“Apresiasi juga wajib kita sampaikan atas pernyataan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau yang bersumpah akan memerangi Islamofobia di negaranya. Ini sebuah komitmen yang sangat baik untuk melawan segala macam bentuk kebencian terhadap muslim yang masih terus terjadi hingga saat ini,” tukas Fahira.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Cinema XXI Bukukan Pendapatan Rp5,86 Triliun Sepanjang 2025

Jumat, 06 Maret 2026 | 12:13

Trump Ketahuan Bohong 30 Ribu Kali Selama Empat Tahun Berkuasa

Jumat, 06 Maret 2026 | 11:59

Fandi Ramadan Divonis 5 Tahun, Komisi III DPR Akan Panggil Penyidik dan Jaksa

Jumat, 06 Maret 2026 | 11:59

Youth Choice Award 2026: Sinyal Pergeseran Fokus Asuransi ke Generasi Muda

Jumat, 06 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun ke Rp3,02 Jutaan Hari Ini

Jumat, 06 Maret 2026 | 11:46

Vonis 5 Tahun untuk ABK Fandi Disambut Lega Komisi III DPR

Jumat, 06 Maret 2026 | 11:33

Komisaris TASPEN Pastikan Penyerahan THR Pensiunan Berjalan Baik

Jumat, 06 Maret 2026 | 11:31

Pemprov DKI Buka Posko THR Jelang Idulfitri

Jumat, 06 Maret 2026 | 11:30

Prabowo Tegaskan BoP Masih Jadi Ikhtiar Indonesia Dorong Perdamaian Palestina

Jumat, 06 Maret 2026 | 11:23

Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Jabodetabek

Jumat, 06 Maret 2026 | 11:21

Selengkapnya