Berita

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Gelar Profesor Untuk Megawati Soekarnoputri Cemari Dan Rusak Dunia Akademik

KAMIS, 10 JUNI 2021 | 15:54 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Dunia akademik dianggap tercemar dan rusak jika Universitas Pertahanan (Unhan) jadi memberikan gelar Profesor Kehormatan atau gurubesar tidak tetap ilmu pertahanan bidang kepemimpinan strategik kepada Presiden kelima RI, Megawati Soekarnoputri.

Ditegaskan Direktur Gerakan Perubahan yang juga pengamat sosial politik, Muslim Arbi, gelar profesor yang akan diberikan kepada Megawati tersebut sangat tidak pantas.

"Gelar profesor kehormatan ini dianggap merusak atmosfer akademik. Menurut saya gelar ini tidak pantas," ujar Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (10/6).


Karena, menurut Muslim, banyak tokoh besar lainnya yang punya karya besar akan tetapi tidak perlu menyandang gelar profesor.

"Kasihan dunia akademik tercemar dan rusak akibat politisi yang kurang percaya diri, lalu melegitimasi diri dengar gelar-gelar akademik," sindir Muslim.

Rencananya, Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, akan mendapatkan gelar Profesor Kehormatan (gurubesar tidak tetap) bidang ilmu pertahanan bidang kepemimpinan strategik dari Universitas Pertahanan pada Jumat besok (11/6).

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polda Riau Bongkar Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:17

Istana: Perbedaan Pandangan soal Board of Peace Muncul karena Informasi Belum Utuh

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:12

Sekolah Garuda Dibuka di Empat Daerah, Bidik Talenta Unggul dari Luar Jawa

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:05

Menag: Langkah Prabowo soal Board of Peace Ingatkan pada Perjanjian Hudaibiyah

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:39

Ini Respons Mendikti soal Guru Besar UIN Palopo Diduga Lecehkan Mahasiswi

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:35

Polri Berduka Cita Atas Meninggalnya Meri Hoegeng

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:13

Demokrat Belum Putuskan soal Dukungan ke Prabowo pada 2029

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:02

MUI Apresiasi Prabowo Buka Dialog Board of Peace dengan Tokoh Islam

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:55

Jenazah Meri Hoegeng Dimakamkan di Bogor

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:53

PPATK Ungkap Perputaran Uang Kejahatan Lingkungan Capai Rp1.700 Triliun

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:46

Selengkapnya