Berita

Aung San Suu Kyi/Net

Dunia

Aung San Suu Kyi Diserang Kasus Korupsi Baru Oleh Junta Myanmar

KAMIS, 10 JUNI 2021 | 11:12 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Aung San Suu Kyi diserang kasus korupsi baru bersama para pejabat lainnya yang berada dalam pemerintahan sipil yang digulingkan militer pada Februari lalu.

Mengutip Komisi Anti-Korupsi, surat kabar yang dikelola negara, Global New Light of Myanmar pada Kamis (10/6) melaporkan, Suu Kyi terjerat kasus penyalahgunaan tanah untuk yayasan amal Daw Khin Kyi yang dia pimpin. Ia juga dituduh menerima uang dan emas selama pemerintahannya.

Kasus-kasus tersebut adalah yang terbaru dari serangkaian kasus yang diajukan terhadap Suu Kyi setelah dia digulingkan.


Sebelumnya, ia menghadapi tusuhan atas kepemilikan ilegal radio walkie-talkie hingga melanggar UU Rahasia Resmi. Para pendukungnya mengatakan kasus-kasus itu bermotif politik.

Dimuat Channel News Asia, berkas kasus telah dibuka terhadap Suu Kyi dan beberapa pejabat lainnya di kantor polisi Naypyidaw pada Rabu (9/6).

"Dia dinyatakan bersalah melakukan korupsi menggunakan pangkatnya. Jadi dia didakwa berdasarkan UU Anti-Korupsi pasal 55," kata Global New Light of Myanmar.

Dengan UU tersebut, Suu Kyi terancam hukuman hingga 15 tahun penjara jika terbukti bersalah.

Suu Kyi dan partainya, Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) digulingkan setelah militer menyebut mereka melakukan kecurangan pada pemilu November 2020. Namun kudeta memicu aksi protes nasional di seluruh Myanmar.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya