Berita

Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono/Net

Politik

Meski Terus Melejit, Sulit Bagi AHY Mereplika Kesuksesan SBY

KAMIS, 10 JUNI 2021 | 03:53 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Dalam beberapa hasil survei elektabilitas Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono terus mengalami peningkatan.

Meski terus meningkat keterpilihannya AHY diprediksi sulit mereplika kesuksesan Susilo Bambang Yudhoyono mendapatkan kursi presiden.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah mengatakan bahwa peluag terbesar AHY adalah menjadi calon wakil presiden (Cawapres).


Kata Dedi, peluang AHY itu juga masih tergantung dengan siapa Demokrat berkoalisi.

"Jika sosok utama cukup kuat dari sisi popularitas dan kapasitas, kegemilangan SBY bisa saja terulang, tetapi jika tidak AHY perlu bersabar satu periode lagi," demikian kata Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (10/6).

Bacaan Dedi safari politik yang dilakukan AHY sudah tepat.

Di mata Dedi mantan pensiunan Mayor TNI AD itu nampak memahami bagaimana mengambil ceruk pemilih dari tokoh mapan seperti Anies Baswedan dan Ridwan Kamil.

"Setidaknya AHY berhasil menarik suara dari safari yang ia lakukan, selain itu kepemimpinannya di Demokrat terbukti mampu ciptakan iklim konsolidatif," demikian kata Dedi.


Dalam hasil survei terbaru Arus Survei Indonesia AHY berada diurutan kedua di bawah Susilo Bambang Yudhoyono dengan perolehan suara 13,2 persen.

Potret survei itu merupakan klaster pimpinan partai politik yang layak diusung sebagai presiden di tahun 2024 mendatang.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

KPK Panggil PNS dan Karyawan Swasta di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:21

Kapolda Riau: Penghargaan Nugraha Sakanti Prestasi Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:20

Mahfud MD Ajak Masyarakat Tetap Cintai Polri Seburuk Apa Pun Kinerjanya

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:16

KPK Panggil Sejumlah Pejabat Imigrasi di Kasus Pemerasan Silmy Karim

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:10

KPK Masih Periksa Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:48

Audit Dugaan Penyimpangan Impor Sianida PPI, KPK dan BPKP Didesak Turun Tangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:39

Komisi I DPR Ungkap Alasan Draf RUU KKS Belum Dibuka ke Publik

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:35

Bos Maktour yang Juga Mertua Dito Ariotedjo Dipanggil KPK

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21

Masih Penyesuaian Sistem, Pajak Olshop di Marketplace Berlaku Mulai 1 Agustus

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:16

Prabowo Layak Dicontoh Bagi Siapa Pun yang Ingin Jadi Presiden

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01

Selengkapnya