Berita

Sejumlah anggota POM TNI AU berada di RS Advent tempat Pratu NR menjalani perawatan/Net

Presisi

Polisi Dan POM AU Dalami Motif Penembakan Pratu NR Di Lampung

RABU, 09 JUNI 2021 | 16:13 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pandra Arsyad menyampaikan saat ini kasus penembakan Pratu NR anggota TNI Angkatan Udara (AU) tengah ditangani bersama antara Satreskrim Polresta Bandar Lampung dengan Pusat Polisi Militer (POM) AU.

"Kami melakukan join investigation dari sat reskrim polresta bandar lampung dengan dari POM Lanud TNI Angkatan Udara," kata Pandra kepada wartawan, Rabu (9/6).

Pandra mengatakan, saat ini pihaknya masih terus memburu identitas pelaku termasuk motif dibalik penembakan tersebut.


"Pokoknya masih penyelidikan lah ya," tandas Pandra.

Sementara itu, Pandra menyampaikan kondisi Pratu NR, masih menjalani pemeriksaan di RS Advent Bandar Lampung. Dikatakan Pandra, Pratu NR memang telah pulih namun harus masih menjalani perawatan intensif lantaran terdapat luka di bagian tulang jarinya.

“Saat ini masih dalam proses untuk pemulihan karena masih ada tahapan treatment, perwatan lanjut lah," ujarnya.

Sebelumnya, Pratu NR anggota TNI AU bersama istrinya menjadi korban penembakan orang tak dikenal di kawasan PKOR, Way Halim, Bandar Lampung, Lampung, Selasa pagi (8/6).

Pada saat kejadian, korban Pratu NR bersama istrinya RA sedang mengendarai mobil Toyota Agya warna putih berpelat B 1893 WZ. Saat itu mereka hendak pulang ke rumah dari arah Bandar Lampung menuju Pesawaran, Lampung. Setiba di jalur dua depan PKOR, Way Halim, Bandar Lampung mobil yang ditumpangi keduanya dipepet sepeda motor yang ditumpangi dua orang tidak dikenal (OTK).



Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Mafia Infrastruktur Diduga Kepung Menteri Dody Lewat Isu Miring

Kamis, 06 Agustus 2026 | 00:05

Menhan hingga Ketua Komisi I DPR Terima Brevet Korps Marinir

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:46

Ketimpangan Penduduk Meningkat, Gini Ratio Naik ke 0,368

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:22

Mahkamah Agung Diminta Evaluasi Ketua PN Jakarta Timur

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:38

Gempa M 6,4 Guncang Kepulauan Talaud, Tidak Ada Korban Jiwa

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:31

Kader Golkar Wonosobo Ngadu ke DPP soal Dua Kali Musda

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:14

Di Balik Tribun Sunyi Piala Presiden, Puluhan Pecalang Jaga Harmoni El Clasico

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09

Kisruh Diadukan ke Bahlil, Mafa Uswanas Diusulkan jadi Plt Ketum AMPI

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:50

Pergeseran Public Goods Sektor Kesehatan

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:40

BRAINS Demokrat Kolaborasi Bareng IRI Perkuat Demokrasi Lintas Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:17

Selengkapnya