Berita

Mutiara Rahma Putri (depan) dan Melani Putri menjalani latihan bersama anggota pelatnas dayung di Pangalengan, Selasa (8/6)/Ist

Olahraga

Tak Pengalaman Tampil Di Olimpiade, Tim Dayung Indonesia Terus Asah Fisik Dan Mental

RABU, 09 JUNI 2021 | 10:39 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Gelaran akbar Olimpiade Tokyo kini hanya menyisakan waktu sekitar 44 hari saja. Di waktu yang tersisa ini akan dimanfaatkan tim dayung Indonesia untuk memantapkan kondisi fisik maupun mental.

Demikian dikatakan Sekretaris Jenderal Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI), Edy Suyono, saat menerima kunjungan Deputi Chef de Mission Tim Indonesia, Zainal Asikin, dan anggota Komite Eksekutif Komite Olimpiade Indonesia, Indra Gamulya, di pemusatan latihan nasional dayung di Pangalengan, Jawa Barat, Selasa (8/6).

“Setelah pulang dari kualifikasi di Tokyo dan menjalani isolasi, kami langsung kembali fokus latihan, terutama untuk meningkatkan daya tahan. Kedua atlet dayung ini belum berpengalaman tampil di Olimpiade, jadi kami harus mempersiapkan mereka,” kata Edy, dalam keterangannya, Rabu (9/6).


Edy juga berterima kasih atas kunjungan perwakilan Chef de Mission dan Komite Olimpiade Indonesia, karena hal tersebut menunjukkan perhatian dan diharapkan dapat memberi motivasi tambahan bagi para atlet.

“Bagi kalian yang sudah meraih sukses di usia yang masih muda, jangan cepat berpuas diri. Tetaplah rendah hati dan hormati orang tua serta pelatih kalian karena merekalah yang memberikan dukungan penuh bagi kalian,” ujar Indra Gamulya.

Indonesia lolos ke Olimpiade Tokyo 2020 di nomor Lightweight Double Scull putri setelah duet Mutiara Rahma Putri dan Melani Putri menempati peringkat 4 dalam Asia & Oceania Olympic Continental Qualification Regatta di Tokyo awal bulan lalu.

Kepastian lolosnya Indonesia dinyatakan secara resmi oleh federasi dayung dunia lewat surat resmi kepada PODSI.

Mutiara mengaku dirinya tidak pernah membayangkan bakal lolos ke Olimpiade Tokyo. Untuk itu ia akan berjuang semaksimal mungkin untuk meraih prestasi di ajang multicabang dunia itu.

“Kami tidak pernah terbayang akan lolos karena masih muda. Selain itu, kami juga tidak ditargetkan untuk lolos. Tapi alhamdulillah berhasil. Target kami akan berusaha sebaik mungkin di Tokyo,” harap Mutiara.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya