Berita

Tepi Barat, Palestina/Net

Dunia

Palestina Ajukan Tiga Gugatan Kejahatan Israel Ke Pengadilan Kriminal Internasional

RABU, 09 JUNI 2021 | 09:00 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Palestina yang dikendalikan Fatah mengajukan tiga gugatan terhadap Israel di Pengadilan Kriminal Internasional (ICC).

"Tiga gugatan hukum internasional telah diajukan ke Pengadilan Kriminal Internasional," kata Perdana Menteri Palestina Mohammad Shtayyeh pada Selasa (8/6), seperti dimuat QNA.

Shtayyeh menjelaskan, tiga gugatan tersebut meliputi tahanan Palestina di penjara Israel, agresi Israel ke Jalur Gaza pada 2014, dan pemukiman ilegal warga Israel di wilayah yang diduduki.


Ia mengungkap, Israel mencoba menantang keanggotaan Palestina di ICC, tetapi upaya itu gagal. Israel juga menyangkal yurisdiksi Palestina atas wilayah yang diduduki pada tahun 1967, tetapi ICC mengkonfirmasi hak hukum Palestina atas wilayah tersebut, termasuk Tepi Barat, Yerusalem dan Gaza.

Beberapa pihak, tambahnya, berusaha untuk memperlambat proses, tetapi pihak berwenang Palestina melakukan segala daya mereka untuk melanjutkan penyelidikan.

Shtayyeh menambahkan bahwa stimulus tambahan datang setelah pengawas hak asasi manusia internasional, Human Rights Watch, menuduh Israel melakukan rasisme terhadap warga Palestina di Tepi Barat, Jalur Gaza, Yerusalem dan Israel sendiri.

Pada Maret, kepala jaksa ICC Fatou Bensouda mengatakan pengadilan akan menyelidiki kejahatan yang diduga dilakukan oleh Israel di wilayah Palestina, termasuk Gaza dan wilayah Tepi Barat, sejak 13 Juni 2014.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah menolak langkah tersebut, menyebutnya sebagai "antisemitisme".

Organisasi non-pemerintah, Reporters Without Borders, telah meminta Bensouda untuk memasukkan serangan udara Israel ke kantor media di Jalur Gaza selama pertempuran 11 hari pada bulan lalu.

Serangan udara Israel mengakibatkan runtuhnya gedung 15 lantai di Jalur Gaza yang menampung kantor-kantor lembaga media internasional, termasuk The Associated Press dan Al Jazeera. Pasukan Pertahanan Israel (IDF) juga membom cabang Bulan Sabit Merah di Jalur Gaza tanpa peringatan pada pertengahan Mei.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya