Berita

Tokoh nasional Rizal Ramli saat temui Aktivis KAMI se Jawa/RMOL

Politik

Temui Aktivis KAMI Se-Jawa, Rizal Ramli Kembali Sarankan Jokowi Mundur Secara Baik-baik

RABU, 09 JUNI 2021 | 05:20 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kekhawatiran terhadap kemampuan pemerintah menyelesaikan masalah negara disampaikan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) se-Pulau Jawa.

Pembahasan itu disampaikan saat pertemuan politik untuk mencari jalan keluar antara aktivis KAMI se Jawa dan tokoh nasional Rizal Ramli.

Sekretaris KAMI se Jawa Sutoyo Abadi mengatakan, kunjungan mereka ke Rizal Ramli hanyalah untuk mencari jalan keluar dari multi krisis seperti korupsi meningkat, banjirnya TKA China dan massifnya buzzer.


Sutoyo datang ditemani Presidium KAMI Jatim, Daniel M Rasyid diwakili oleh Donny Handra Cahyono Komite Eksekutif, KAMI Jateng Mudrick SM Sangidu, KAMI Yogja Syukri Fadholi, KAMI Jabar, Syafril Sjofyan, DKI Jakarta Djudju Purwantoro dan Banten Abuya Shiddiq.

Saat menerima kunjukan KAMI se Jawa, RR mengatakan, di tengah situasi yang tidak normal KAMI se Jawa harus berjuang dengan pikiran yang tetap sehat.

Ia meminta para awak KAMI untuk berjuang dengan penuh keberanian demi kebenaran.
RR meminta para aktivis dari KAMI fokus terhadap apa yang diinginkan dan dikeluhkan rakyat.

"Untuk menyelamatkan bangsa, jangan terjebak kepada hal teknis dan issue agama yang sengaja dimainkan oleh pihak Islamphobia seperti masalah Radikal Radikul dan intoleransi," demikian kata RR, Selasa (8/6).

Ia mengingatkan agar para aktivis KAMI tidak berperilaku seperti buzzer. Artinya, jangan sampai ada yang menyewa orang untuk menyerang pribadi seseorang.

"Dengan tujuan menghancurkan karakter dan kredibilitas orang, tetapi harus masalah subsantif serta aktual dan faktual," tandas RR.

RR juga menyinggung soal dorongan ada Joko Widodo untuk mundur jika memang tidak mampu menyelesaikan berbagai masalah negara yang terancam multi krisis ini.

"Sebaiknya Jokowi mundur secara baik-baik, daripada "dipaksa" oleh rakyatnya sendiri," demikian kata RR.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya