Berita

Hasil survei Arus Survei Indonesia terkait kelayakan menteri Presiden Joko Widodo sebagai capres dan cawapres 2024/Ist

Politik

Dari Klaster Pembantu Jokowi, Sandiaga Uno Paling Layak Maju 2024

SELASA, 08 JUNI 2021 | 21:51 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Sandiaga Salahuddin Uno menjadi sosok paling layak menjadi capres atau cawapres 2024 dari berdasarkan latarbelakang jabatan menteri.

Pada survei Arus Survei Indonesia, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini menempati posisi pertama dengan perolehan 13,5 persen.

"Di urutan kedua ada Menteri BUMN, Erick Thohir dengan 11,9 persen, dan posisi ketiga diduduki Menteri Pendidikan, Kebudayan, dan Ristek, Nadiem Makarim dengan 10,9 persen," kata Direktur Arus Survei Indonesia, Ali Rifan, Selasa (8/6).


Nama selanjutnya yang banyak dipilih adalah Menteri Sosial, Tri Rismaharani dengan 10,3 persen. Menko Polhukam, Mahfud MD 9,2 persen; Menteri Keuangan, Sri Mulyani 6,8 persen; Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo 6,0 persen.

Kemudian Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas 4,7 persen; Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, A Halim Iskandar 4,7 persen; dan Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate 3,4 persen.

"Untuk responden yang belum menjawab atau belum menentukan pilihan ada 18,6 persen," tandas Ali Rifan.

Dari kaster kementerian ini, sejumlah nama tak diikutkan dalam survei, seperti Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto karena masuk dalam survei dengan klaster ketua umum partai politik.

Survei ini dilakukan pada 1 sampai 7 Mei 2021 di 34 provinsi dengan metode penarikan sampel multistage random sampling. Adapun jumlah responden yang disurvei yakni 1.000 orang dengan margin of error kurang lebih 3,10 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

KPK Panggil PNS dan Karyawan Swasta di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:21

Kapolda Riau: Penghargaan Nugraha Sakanti Prestasi Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:20

Mahfud MD Ajak Masyarakat Tetap Cintai Polri Seburuk Apa Pun Kinerjanya

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:16

KPK Panggil Sejumlah Pejabat Imigrasi di Kasus Pemerasan Silmy Karim

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:10

KPK Masih Periksa Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:48

Audit Dugaan Penyimpangan Impor Sianida PPI, KPK dan BPKP Didesak Turun Tangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:39

Komisi I DPR Ungkap Alasan Draf RUU KKS Belum Dibuka ke Publik

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:35

Bos Maktour yang Juga Mertua Dito Ariotedjo Dipanggil KPK

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21

Masih Penyesuaian Sistem, Pajak Olshop di Marketplace Berlaku Mulai 1 Agustus

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:16

Prabowo Layak Dicontoh Bagi Siapa Pun yang Ingin Jadi Presiden

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01

Selengkapnya