Berita

Adhie Massardi saat menjadi pembicara program Obrolan Bang Ruslan bertajuk "Polemik Kuota Haji"/Repro

Politik

Masyarakat Belum Percaya Dana Haji Aman, Adhie Massardi Usul Duitnya Dipamerkan Di Monas

SELASA, 08 JUNI 2021 | 21:31 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Upaya pemerintah menjelaskan hingga mengeluarkan hasil audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam rangka meyakinkan masyarakat soal dana haji aman dinilai sia-sia.

Buktinya, masih banyak masyarakat yang curiga kalau dana haji tidak seaman seperti yang diklaim oleh pemerintah.

Mantan Jurubicara Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Adhie Massardi memberikan usul agar dilakukan audit independen dengan menggandeng ormas-ormas keagamaan seperti NU dan Muhammadiyah. Atau dengan cara lain yang lebih simple, kata Adhie, uangnya diperlihatkan kepada masyarakat.


"Uang haji itu dipajang saja di Monas, diperlihatkan secara fisik kalau uang haji itu masih ada, baru rakyat percaya," kata Adhie saat menjadi narasumber program Obrolan Bang Ruslan bertajuk "Polemik Kuota Haji" yang diselenggarakan Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (8/6).

Adhie berpendapat, kecurigaan masyarakat akan dana haji dan rendahnya kepercayaan terhadap klaim pemerintah ini cukup beralasan.

Pasalnya, pernyataan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD yang menyatakan bahwa saat ini korupsi merajalela dan lebih parah dari Orde Baru, serta koruptor di Indonesia semakin kuat lantaran sudah bersatu menjadi penyumbang ingatan publik akan ketidakpercayaan terhadap pemerintah.

"Nah, terus kemudian kan orang inget, bagaimana ini dana haji. Jangan-jangan disikat juga nih," tandas Adhie.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya