Berita

Ketua Umum Partai Berkarya, Muchdi Purwoprandjono alias Muchdi Pr/Net

Politik

Muchdi PR: Semakin Diterpa Isu Miring Rating Berkarya Bisa Semakin Tinggi

SELASA, 08 JUNI 2021 | 17:29 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pucuk pimpinan Partai Berkarya hasil Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang digelar Presidium Penyelamat Partai pada 11 Juli 2020 digoyang isu pemecatan, oleh Syamsul Jalal yang mengatasnamakan diri sebagai Majelis Mahkamah Partai.

Selaku pihak yang dikabarkan dipecat oleh Mahkamah Partai, Ketua Umum Partai Berkarya, Muchdi Purwoprandjono alias Muchdi Pr menegaskan bahwa dirinya tidak seperti yang disampaikan Mahkamah Partai, yaitu melakukan pelanggaran karena menyalahgunakan kewenangannya sebagai ketua umum partai.

“Saya sudah lama berkecimpung di dunia politik, yang begitu-begitu itu saya enggak anggap saja,” ucap Muchdi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (8/6).


Ia mengatakan, apa yang disangkakan Syamsul yang mengaku diri sebagai Ketua Majelis Mahkamah Partai tidak berdasar. Karena, pemecatan dirinya tidak sesuai dengan AD/ART partai yang menyebutkan bahwa ketua umum hanya bisa dipecat melalui Munaslub Partai Berkarya, bukan Mahkamah Partai.

Maka dari itu, Muchdi berpendapat bahwa isu yang menghantam Partai Berkarya saat ini justru akan memberikan keuntungan bagi partainya.

“Semakin banyak orang yang bicarakan masalah perkara ini kan nanti ratingnya kan naik begitu, ambil positifnya saja kan gitu,” katanya.

“Biar saja, itu saya anggap sebagai pahala,” pungkas Muchdi.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Polisi seperti Tidak Mampu Tangani Begal

Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05

Klub Milik Kaesang Turun Kasta

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:27

Hormati Ritual Haji, Trump Tunda Serang Iran

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:14

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:11

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:26

Terkecuali Amerika

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:14

Amien Rais: Jokowi Lapar dan Haus Kekuasaan

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:03

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:38

Publik Diajak Peduli Alam dan Satwa Lewat Kompetisi IAPVC 2026

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:32

Modus Aseng "Menaklukan" Aparat agar Tambang Ilegal Tak Tersentuh Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:01

Selengkapnya