Berita

Aung San Suu Kyi/Net

Dunia

Tolak Bantuan Junta, Aung San Suu Kyi Minta Uang Dan Makanan Pada Pengacara

SELASA, 08 JUNI 2021 | 17:12 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kabar terbaru dari Aung San Suu Kyi menuai simpati publik Myanmar. Menurut pengacaranya, Suu Kyi yang tengah dalam tahanan politik pemerintahan militer meminta bantuan uang dan makanan untuk bertahan.

Setelah sidang pengadilan di Naypyidaw pada Senin (8/6), Suu Kyi meminta bantuan atas nama sembilan orang yang menjadi tahanan rumah bersamanya.

"Kami harus membeli kebutuhan setiap dua pekan dan sekarang saya tidak punya uang tunai lagi. Jadi saya ingin meminta mereka melalui pengacara saya, jika memungkinkan," ujar Suu Kyi, seperti dikutip dari Coconuts Yangon.


Pengacara penasihat negara itu, Min Min Soe mengatakan pihak junta telah menawarkan diri untuk memberikan permintaan tersebut, namun Suu Kyi menolaknya.

“Dia bertanya apakah saya bisa melakukannya. Departemen terkait (dari junta) mengatakan mereka akan mengaturnya, tetapi dia tidak menginginkannya," jelas Min Min Soe.

Min Min Soe mengungkap, saat ini pihaknya sedang bernegosiasi dengan junta untuk memenuhi kebutuhan Suu Kyi.

“Tim hukum hanya akan berkonsultasi dengan keluarga dan tidak menerima sumbangan,” tambahnya.

Selain itu, Suu Kyi meminta pengacaranya untuk mengatur pertemuan dengan mantan Presiden U Win Myint dan Walikota Naypyidaw Dr Myo Aung di pengadilan nanti yang akan digelar setiap hari Senin.

Menurut pengadilan, Suu Kyi diadili untuk lima tuduhan, termasuk memiliki walkie-talkie tanpa izin dan melanggar pembatasan virus coronan. Pengadilan diperkirakan akan memberikan putusan dalam waktu 180 hari.

Di media sosial, publik Myanmar menyampaikan rasa simpati pada Suu Kyi.

“Air mata menggenang di mata saya ketika saya membaca transkrip tentang apa yang dia katakan. Saya merasa menyesal karena kami tidak dapat melakukan apa-apa sekarang," tulis Sandar Moe di Facebook-nya.

“Semangatnya penuh hormat. Saya menangis. Biarkan pengacaranya memberi tahu publik berapa banyak yang dia dapatkan (dari sumbangan junta). Kami di sini untuk memberikan apa pun yang dia inginkan,” tulis pengguna lain bernama Myo Kyaw.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

PJJ dan WFH Didorong Jadi Standar Baru di Jakarta

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:02

Prajurit di Perbatasan Wajib Junjung Profesionalisme dan Disiplin

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:00

Airlangga Bidik Investasi Nvidia hingga Amazon

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:42

Indonesia Jadi Magnet Event Internasional

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:26

Macron Cemas, Prabowo Tawarkan Jalan Tengah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:23

Rismon Sianipar Putus Asa Hadapi Kasus Ijazah Jokowi

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:11

Polda Metro Terima Lima LP terkait Materi Mens Rea Pandji

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:09

Prabowo Jawab Telak Opini Sesat Lewat Pencabutan Izin 28 Perusahaan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:26

Polisi Bongkar 'Pabrik' Tembakau Sintetis di Kebon Jeruk

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:16

Pesan Prabowo di WEF Davos: Ekonomi Pro Rakyat Harus Dorong Produktivitas

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:04

Selengkapnya