Berita

Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo/Net

Politik

Survei Capres Kalangan TNI: Gatot Juara, Pencopot Baliho Habib Rizieq Nomor Lima

SELASA, 08 JUNI 2021 | 17:08 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo menjadi yang paling diidamkan publik untuk maju bertarung pada Pilpres 2024 dari kalangan militer.

Begitu temuan survei yang dipaparkan Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rifan dalam diskusi daring bertema "Capres-Cawapres Potensial 2024: Persepsi Publik Berdasarkan Klaster Figur," Selasa (8/6).

"Gatot Nurmantyo unggul dengan 13,9 persen. Kemudian Panglima TNI Hadi Tjahjanto 10,4 persen dan Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan 10,1 persen," ujar Ali Rifan saat memaparkan hasil surveinya.


Di bawah nama tersebut, ada mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo dengan 9,7 persen; dan Pangkostrad, Dudung Abdurachman yang sempat disorot usai menurunkan baliho Habib Rizieq Shihab dipilih sebanyak 8,9 persen.

Nama lain yang muncul dalam bursa Capres Cawapres 2024 dari kalangan militer adalah mantan Panglima TNI Moeldoko 8,8 persen; Kepala Staf Angkatan Darat, Andika Perkasa dengan 7,5 persen; dan Kepala Staf Angkatan Laut, Yudo Margono 5,7 persen.

"Sementara sisanya 25 persen mengaku tidak tahu atau tidak jawab," pungkas Ali.

Dari klaster TNI ini, Arus Survei Indonesia tidak memasukkan nama Prabowo Subianto, termasuk Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang sudah dipotret dalam survei klaster pimpinan partai politik.

Survei ini dilakukan secara nasional pada 1 sampai 7 Mei 2021 di 34 provinsi di Indonesia dengan metode penarikan sampel adalah multistage random sampling.

Penarikan data responden melalui sambungan telepon dengan format pertanyaan berbentuk kuisioner. Jumlah responden yakni 1.000 responden dengan margin of error kurang lebih 3,10 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya