Berita

Anggota komisi III DPR RI Fraksi PKB Rano Alfath/Net

Politik

Anggota Komisi III PKB Sayangkan Pagu Anggaran Polri 2022 Turun Rp 14 Triliun

SELASA, 08 JUNI 2021 | 12:30 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Komisi III DPR RI bersama mitra kerja mengadakan pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) atau Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Kementerian Lembaga (KL) Tahun Anggaran 2022 yang melibatkan tiga mitra yakni Kemenkumham, Kejagung dan Polri.

Rapat Dengar Pendapat (RDP) tersebut dihadiri oleh perwakilan masing-masing institusi yakni Wamenkumham Eddy Hiariej, Wakil Jaksa Agung, Setia Untung Arimuladi, dan Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono.

Anggota Komisi III DPR-RI dari Fraksi PKB Rano Alfath menyayangkan, pagu anggaran Polri yang menurun untuk Tahun Anggaran (TA) 2022.


“Dari 112,1 triliun di tahun 2021 menjadi 97,5 triliun untuk Pagu Indikatif 2022. Perbandingannya turun 14,6 triliun,” kata Rano kepada wartawan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/6).

Menurut Rano, sudah seharusnya anggaran Polri sebagai aparat penegak hukum yang bersentuhan langsung dengan masyarakat untuk terus bertambah. Hal ini berdasarkan fakta bahwa tantangan Polri kedepan akan semakin berat.

“Beban Polri kedepan semakin berat. Semakin meningkatnya kejahatan berdimensi baru yang membutuhkan pengetahuan dan penanganan yang berbeda; maraknya penyalahgunaan narkoba, ancaman dari berbagai segi Ipoleksosbudhankam hingga resiko kamtibmas lainnya," kata Rano.

"Apalagi dalam hal membantu penanganan Covid-19 dimana yang namanya Polisi itu tidak kenal lelah dan bekerja siang malam demi meminimalisir resiko kesehatan dan transmisi virus di masyarakat,” sambungnya.

Rano mengaku akan terus memperjuangkan penambahan anggaran untuk Polri.

“Kita di Komisi III sebagai representasi rakyat, akan terus membantu memperjuangkan penambahan anggaran Polri selama memang itu untuk kepentingan yang diperuntukan bagi masyarakat di bawah sana,” tutup Bendahara Umum DKN Garda Bangsa itu.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya