Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden China Xi Jinping/Net

Dunia

Militer: China Dan Rusia Eksploitasi Penurunan Kehadiran AS Di Berbagai Kawasan

SELASA, 08 JUNI 2021 | 11:35 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Seorang petinggi militer Amerika Serikat (AS) mengatakan China dan Rusia saat ini berusaha untuk meningkatkan pengaruhnya di wilayah-wilayah yang ditinggalkan oleh Washington.

Komandan Komando Pusat AS (CENTCOM) Jenderal Kenneth McKenzie pada Senin (7/6) menyoroti upaya Beijing dan Moskow untuk memperkuat pengaruhnya dengan memanfaatkan kesempatan, salah satunya ketika AS menarik pasukan dari Timur Tengah dan Asia Tengah.

"Jelas bahwa China dan Rusia mencari pengaruh yang lebih besar, serta ikatan yang lebih kuat dengan negara-negara di kawasan itu. Kedua negara mencoba mengeksploitasi setiap penurunan keterlibatan AS untuk secara oportunistik membangun dan memperkuat hubungan," ujarnya, seperti dimuat Sputnik.


Menurut McKenzie, China mulai menjalin hubungan dengan hampir setiap negara di kawasan Timur Tengah pada 2020, menggunakan perangkap utang, Belt and Road Initiatives (BRI), hingga diplomasi vaksin.

Rusia juga melakukan hal yang sama, terlibat dalam sebagian besar oportunistik dan transaksional.

"Rusia mencari cara untuk memposisikan dirinya sebagai alternatif bagi Barat dengan menawarkan untuk menengahi konflik regional, menjual senjata, menawarkan keahlian militer, dan berpartisipasi dalam organisasi regional dan multilateral untuk memajukan kepentingan mereka," jelasnya.

Pernyataan McKenzie merujuk pada seruan Rusia untuk Israel dan Palestina agar mengurangi eskalasi dalam pertempuran 11 hari di Jalur Gaza dan Tepi Barat pada bulan lalu.

Di antara negara-negara Asia Tengah, termasuk Afghanistan, ia menyoroti keuntungan geografis yang dimiliki oleh China dan Rusia.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya