Berita

Wakil Presiden Amerika Serikat, Kamala Harris/Net

Dunia

AS Hadapi Lonjakan Pengungsi, Kamala Harris Kepada Calon Migran: Jangan Datang!

SELASA, 08 JUNI 2021 | 09:08 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Kamala Harris memperingatkan calon-calon migran di Amerika Latin untuk tidak pergi ke perbatasan karena akan ditolak.

Imbauan "Jangan datang!" itu diserukan oleh Harris ketika melakukan kunjungan ke Guatemala. Ia melakukan konferensi pers bersama dengan Presiden Guatemala Alejandro Giammattei pada Senin (7/6).

"Saya ingin menekankan bahwa tujuan dari pekerjaan kami adalah untuk membantu orang Guatemala menemukan harapan di rumah," kata Harris, seperti dimuat New York Post.


"Pada saat yang sama, saya ingin menjelaskan kepada orang-orang di wilayah ini yang berpikir untuk melakukan perjalanan berbahaya ke perbatasan AS-Meksiko: Jangan datang! Jangan datang!" imbaunya.

Harris sendiri telah diberi mandat oleh Presiden Joe Biden untuk menangani akar penyebab lonjakan pengungsi ke AS.

Sejak Biden mencabut pembatasan pengungsi yang diterapkan oleh pemerintahan Donald Trump, jumlah migran yang masuk ke perbatasan AS terus melonjak signifikan, memicu kritik bagi pemerintahan Biden yang baru seumur jagung.

Pada April, jumlah pengungsi di perbatasan AS-Meksiko melonjak hingga lebih dari 178 ribu orang, tertinggi sejak 21 tahun terakhir. Banyak dari mereka merupakan keluarga dan anak-anak tanpa pendamping.

Setelah meninggalkan Guatemala pada Senin malam, Harris akan mengunjungi Meksiko.

Tur pertama Harris ke Amerika Latin ditujukan untuk penanganan korupsi dan peningkatan ekonomi yang dianggap sebagai akar dari masalah pengungsi.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

PJJ dan WFH Didorong Jadi Standar Baru di Jakarta

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:02

Prajurit di Perbatasan Wajib Junjung Profesionalisme dan Disiplin

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:00

Airlangga Bidik Investasi Nvidia hingga Amazon

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:42

Indonesia Jadi Magnet Event Internasional

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:26

Macron Cemas, Prabowo Tawarkan Jalan Tengah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:23

Rismon Sianipar Putus Asa Hadapi Kasus Ijazah Jokowi

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:11

Polda Metro Terima Lima LP terkait Materi Mens Rea Pandji

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:09

Prabowo Jawab Telak Opini Sesat Lewat Pencabutan Izin 28 Perusahaan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:26

Polisi Bongkar 'Pabrik' Tembakau Sintetis di Kebon Jeruk

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:16

Pesan Prabowo di WEF Davos: Ekonomi Pro Rakyat Harus Dorong Produktivitas

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:04

Selengkapnya