Berita

Salah satu terduga teroris tengah digelandang oleh tim Densus 88/Net

Presisi

11 Terduga Teroris Merauke Terkait Langsung Dengan Jaringan Makassar

SENIN, 07 JUNI 2021 | 17:53 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono menyampaikan, bahwa penangkapan 11 terduga teroris di Merauke, Papua merupakan hasil pengembangan operasi penangkapan terhadap jaringan teroris yang berada di wilayah Makassar, Sulawesi Selatan.

"Ada kontak di antara mereka, itu karena memang kasus di Merauke itu hasil pengembangan dari Makassar jadi Makassar Balikpapan dan Merauke itu ada saling keterkaitan," kata Rusdi kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Senin (7/6).

Rusdi menyampaikan, terduga teroris di Merauke dengan Makassar dan Balikpapan tidak hanya tergabung dalam satu grup whatsapp melainkan diantara mereka saling mengenal, lantaran pernah berada di dalam satu forum kajian di Villa Mutiara--tempat terduga teroris jaringan Makassar berkumpul.


"Tidak hanya itu (tergabung dalam grup whatsapp) saja. Di antara mereka sudah saling bisa kenal orang-orang di Merauke. (Di Villa Mutiara) mereka pernah ketemu," demikian Rusdi.

Sebelumya, 11 terduga teroris yang ditangkap oleh tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror di Merauke, Papua telah merancang sejumlah rencana aksi teror. Mereka sudah berencana meneror kantor polisi hingga gereja, yang ada di sana.

Penangkapan 11 terduga teroris di Merauke dilakukan pada Jumat, 28 Mei 2021 di empat distrik. Yakni Distrik Jagebob, Distrik Tanah Miring, Distrik Kurik dan Distrik Merauke. Mereka yang diamankan adalah, AK, SB, ZR, UAT, DS, SD, WS, YK, AP dan IK. Untuk AP dan IK merupakan pasangan suami istri yang telah memiliki seorang anak berusia 5 tahun.


 

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Mafia Infrastruktur Diduga Kepung Menteri Dody Lewat Isu Miring

Kamis, 06 Agustus 2026 | 00:05

Menhan hingga Ketua Komisi I DPR Terima Brevet Korps Marinir

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:46

Ketimpangan Penduduk Meningkat, Gini Ratio Naik ke 0,368

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:22

Mahkamah Agung Diminta Evaluasi Ketua PN Jakarta Timur

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:38

Gempa M 6,4 Guncang Kepulauan Talaud, Tidak Ada Korban Jiwa

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:31

Kader Golkar Wonosobo Ngadu ke DPP soal Dua Kali Musda

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:14

Di Balik Tribun Sunyi Piala Presiden, Puluhan Pecalang Jaga Harmoni El Clasico

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09

Kisruh Diadukan ke Bahlil, Mafa Uswanas Diusulkan jadi Plt Ketum AMPI

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:50

Pergeseran Public Goods Sektor Kesehatan

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:40

BRAINS Demokrat Kolaborasi Bareng IRI Perkuat Demokrasi Lintas Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:17

Selengkapnya