Berita

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Syarief Hasan/RMOL

Politik

Demokrat Dukung Anggaran Pertahanan Rp 1,7 Kuadriliun Dengan Syarat Jangka Waktu Diperpanjang

SENIN, 07 JUNI 2021 | 16:25 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Program modernisasi alat utama sistem senjata (alutsista) Indonesia tidak dipermasalahkan oleh Partai demokrat, karena dianggap sesuai dengan program minimum essential force (MEF).

"Dari Demokrat mendukung untuk modernisasi karena itu sesuai program MEF, kita dukung," ujar anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Syarief Hasan, di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/6).

Pernyatan Syarief Hasan tersebut menyikapi polemik rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Pemenuhan Kebutuhan Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan Kementerian Pertahanan dan Tentara Nasional Indonesia Tahun 2020-2024 (Alpalhankam).


Dalam rancangan Perpres itu tertulis angka yang dibutuhkan untuk membeli alutsista adalah 124.995.000.000 dolar AS, yang jika dikonversikan sekitar Rp 1.788.228.482.251.470 (kuadriliun). Anggaran ini disebutkan harus habis dipakai dalam waktu kurang dari 3 tahun atau tahun 2024.

Menurut Syarief, secara anggaran bisa menjadi tidak menjadi masalah untuk mensukseskan program MEF. Tetapi, jangka waktu tiga tahun tersebut yang perlu ditambah.

"Maksud kita, ini boleh kalau mau bikin grand strategy yang baru dengan anggaran segitu, boleh kita dukung. Tetapi tidak untuk tiga tahun, kalau bisa 10 tahun," terangnya.

Bagi Syarief, jangka waktu tiga tahun terlalu singkat dan dikhawatirkan anggaran tidak digunakan dengan akuntabel dan transparan.

"Iya jangka waktu, masa tiga tahun? Tranparansinya bagaimana, akuntabilitasnya, rakyat lagi susah," pungkasnya.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Ini Lima Kebutuhan Dasar yang Jadi Tantangan Jakarta Versi Fahira Idris

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:21

Dari Modal Rp300 Ribu, IDEacraft Tembus Pasar Jateng Berkat Pemberdayaan BRI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:09

Islam, Sosialisme, dan Keindonesiaan: Jalan Perjuangan Kader SEMMI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:05

Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Masih Bisa Dilawan

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:41

Harga Pertamax Cs Diprediksi Turun pada Juli 2026

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:10

Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Sambut HUT ke-499

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:04

Belanda Buka Asa Lolos 32 Besar Usai Gulung Swedia 5-1

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:28

Kemendikdasmen Ditagih soal Putusan MK terkait Sekolah Swasta Gratis

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:06

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Untungkan Kubu Jokowi secara Opini

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:01

Aliansi BEM Persatuan Indonesia Dukung MBG, Ini Syaratnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 01:34

Selengkapnya