Berita

Mantan Menteri Luar Negeri RI Mochtar Kusumaatmadja/Net

Politik

Pejuang Hak Laut Indonesia, Mochtar Kusumaatmadja Tutup Usia

MINGGU, 06 JUNI 2021 | 13:24 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Salah satu tokoh nasional kembali gugur. Kali ini adalah Mantan Menteri Luar Negeri RI Mochtar Kusumaatmadja yang gugur pada Minggu (6/6) pukul 09.00.

Semasa hidup, Mochtar Kusumaatmaja dikenal sebagai sosok yang berperan dalam perkembangan pemikiran hukum dan pendidikan tinggi hukum di Indonesia.

Mochtar Kusumaatmadja bahkan ditasbihkan sebagai Bapak Hukum Internasional Indonesia, karena ia juga seorang pemikir hukum internasional. Gagasan yang tidak pernah lekang adalah negara kepulauan (archipelagic state) ke forum internasional. Gagasan ini juga yang kemudian menjadi landasan awal lahirnya konsep Wawasan Nusantara.


Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie mendoakan agar pria kelahiran 17 Februari 1929 itu diterima tempat terbaik di sisi Sang Pencipta.

“Innalillahi wainna ilaihi rojiun. Bapak Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmaja meninggal dunia dg segala legacy, jasa & pengabdian utk bngsa & negara. Kita doakan segala yg trrbaik utk almarhum,” pesannya lewat akun Twitter pribadi sesaat lalu.

Aktivis Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) M. Said Didu turut menyampaikan duka atas kepergian putra dari pasangan R. Taslim Kusumaatmadja dan Sulmini, yang menamatkan pendidikan hukum dengan spesialisasi hukum internasional dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada 1955 itu.

“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Turut berduka cita atas wafatnya Prof. DR. Mochtar Kusumaatmadja - mantan Menlu RI 1978-1988. Beliau berhasil memperjuangkan bhw Indonesia adalah negara kepulauan shg mendapat hak menguasai laut sampai 200 mil laut sbg Zona Ekonomi Eksklusif,” tuturnya.

Usai menempuh pendidikan di UI, Mochtar kemudian mendapat gelar Master of Laws (LL.M.) dari Yale Law School Amerika Serikat pada 1956.

Sementara di tahun 1959, Kusumaatmadja bekerja sebagai dosen di Fakultas Hukum Universitas Padjajaran (Unpad). Dia kemudian diangkat menjadi Gurubesar Hukum Internasional di Fakultas Hukum Unpad dan pada 1972, Kusumaatmadja diangkat menjadi Rektor Unpad.

Pada 1974, dia diminta Presiden Soeharto menjadi Menteri Kehakiman dalam Kabinet Pembangunan II. Lalu pada 1978, ia lanjut duduk dalam Kabinet Pembangunan III sebagai Menteri Luar Negeri (Menlu).

Puncak prestasi yang ia peroleh selama menjadi Menlu adalah diterimanya konsep Negara Kepulauan dalam Konvensi Hukum Laut 1982.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ketua MPR Bicara Islam dan Kemajuan di Forum Mufti Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 20:15

Cara Reaktivasi MyPertamina agar QR Code Aktif Lagi, Bisa Lewat Website dan Aplikasi

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:57

Dua Akses Stasiun MRT Dukuh Atas Ditutup Imbas Demo

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:54

Sinopsis Backrooms, Film Horor Adaptasi Serial YouTube yang Pecahkan Rekor Box Office

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:44

Demonstran Depan UOB

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:39

Palsukan Tanda Tangan, Bendahara BUMDes Diduga Korupsi Rp1,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:35

KPK Didesak Naikkan Status Pejabat DJBC Ahmad Dedi ke Penyidikan

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:32

BRI Gelontorkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:14

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:13

PDIP Diminta Tertibkan Kader Diduga Terlibat Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:47

Selengkapnya