Berita

Peta Kerajaan Inggris/Net

Jaya Suprana

Keretakan Negara Kesatuan Kerajaan Inggris

MINGGU, 06 JUNI 2021 | 11:58 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

SECARA administratif politis, The United Kingdom sejak 1922 terdiri dari empat negara konstituen yaitu Inggris, Skotland, Wales dan Irlandia Utara.

De facto historis empat negara yang tergabung di Negara Kesatuan Kerajaan Ingris memang sebenarnya tidak pernah akur satu sama lain.

Skotlandia



Film Braveheart meski di sana-sini tidak akurat-sejarah namun cukup akurat melukiskan betapa tidak akurnya Inggris dengan Skotlandia. Bahkan bangsa Romawi yang sempat menguasai Inggris dibatasi oleh tembok besar bikinan Kaisar Hadrian memisahkan Inggris dari Skotlandia nan gemar ngeyel maka tak kunjung berhasil ditaklukkan oleh serdadu Romawi.

Konflik Inggris versus Skotlandia memuncak frontal pada perseteruan internal keluarga antara Ratu Skotlandia, Mary melawan Ratu Inggris, Elisabeth I yang berakhir pada pemenggalan kepala sang Ratu Skotlandia.

Ketika melalui jalan darat dari London berkunjung ke Wales, saya langsung merasakan semangat separatisme kerajaan Prince of Wales, Charles (yang secara pribadi sangat setia kepada ibundanya, Elisabeth II) pada billboard ucapan Selamat Datang ke Wales yang tidak ditulis dalam bahasa Inggris namun Wales.

Irlandia


Permusuhan sesama Nasrani sekte Katolik melawan sekte Anglikan di Irlandia Utara merupakan fakta tak terbantahkan tentang kehendak sebagian warga Irlandia Utara untuk bergabung dengan warga Republik Irlandia yang telah memproklamirkan kemederkaan Republik Irlandia dari belenggu imperialisme kerajaan Inggris.

Namun akhir-akhir ini keretakan The United Kingdom makin terasa dan tampak nyata akibat PM Kerajaan Inggris memaksakan Brexit secara keras tanpa kompromi.

Baik Skotlandia mau pun Irlandia Utara yang secara bisnis dan ekonomi diuntungkan oleh bergabungnya Inggris ke Uni Eropa merasa sangat dirugikan oleh cabutnya The United Kingdom dari Pagubuyan Ekonomi Eropa.

Bukan mustahil bahwa Skotlandia akan kembali melakukan referendum untuk keluar dari The United Kingdom agar bisa tetap bisa tergabung di Uni Eropa. Sementara Irlandia Utara juga sudah melakukan berbagai jurus muslihat manuver politik baik yang terang-terangan mau pun gelap-gelapan untuk bisa tetap bertahan menjadi anggota paguyuban ekonomi Eropa.

Ekonomi


Para nelayan Inggris juga ikutan anti Brexit akibat ikan hasil tangkapan mereka berhenti dibeli oleh negara-negara yang tergabung di pasar Eropa yang terbuka bagi para anggota Uni Eropa.

Dari keretakan NKKI (Negara Kesatuan Kerajaan Inggris) yang jelas terpengaruh oleh masalah ekonomi , kita bisa banyak belajar demi mencegah keretakan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia).

Tindakan preventif agar jangan sampai NKRI terpecah-belah adalah lebih bijak bukan dengan slogan harga mati, namun dengan keseriusan dan ketulusan perhatian terhadap masalah ekonomi dan ketidak-adilan sosial.

Kesejahteraan rakyat secara adil dan merata memang merupakan zat perekat utama persatuan negara dan bangsa.

Persatuan dan kesatuan sebuah negara pada hakikatnya bukan langsung terkait politik apalagi militer, namun apaboleh lebih terkait pada kondisi ekonomi serta keadilan sosial untuk seluruh rakyatnya.

Hidup NKRI!

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Proses Hukum Febrie Adriansyah Harus Bebas dari Intervensi Politik

Senin, 13 Juli 2026 | 06:23

Tentara Salib Eropa dalam Penjarahan Konstantinopel 1204

Senin, 13 Juli 2026 | 06:05

PT Japfa Comfeed di Cengkareng Terbakar

Senin, 13 Juli 2026 | 06:03

Timnas Inggris Tak Pernah Masuk Daftar Lawan Lionel Messi

Senin, 13 Juli 2026 | 05:32

Ivan Gunawan Harap Pemerintah Bantu Pembangunan 99 Masjid

Senin, 13 Juli 2026 | 05:23

Mengungkap Skandal Pemerasan Bu Etik

Senin, 13 Juli 2026 | 05:09

Ketahuan, Amplop Baru Dikembalikan?

Senin, 13 Juli 2026 | 05:03

MBG dan KDMP Manifestasi Nyata Pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 13 Juli 2026 | 04:36

Mundurnya Febrie Adriansyah Jadi Pesan Politik Antikorupsi Pemerintahan Prabowo

Senin, 13 Juli 2026 | 04:05

Waspada! Ada Kompromi Kasus Ijazah Jokowi Disetop

Senin, 13 Juli 2026 | 04:02

Selengkapnya