Berita

Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad/RMOL

Politik

Gerindra Enggan Berandai-andai Soal Jumlah Paslon 2024, Bebas Dua Atau Tiga

JUMAT, 04 JUNI 2021 | 17:41 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Gerindra enggan berandai-andai soal berapa pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang ideal pada Pilpres 2024.

Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, berapapun jumlah paslon akan ditentukan oleh dinamika komunikasi antar partai politik.

"Itu adalah dinamika yang ada di mana nanti koalisi dari parpol-parpol yang ada itu yang akan menentukan apakah calonnya dua atau tiga," ujar Dasco, di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (4/6).


Gerindra, kata Dasco, akan mengalir mengikuti setiap dinamika untuk menentukan akan terbentuk berapa koalisi yang menentukan jumlah pasangan calon.

"Kalau Gerindra nanti ikut saja, ya mengalir, kalau dua pasang ya kita ikut, kalau tiga pasang ya ikut juga. Kan aturannya kita enggak boleh melarang juga kan gitu," terangnya.

Terlebih, lanjut Wakil Ketua DPR itu, saat ini masih terlalu dini untuk membahas pilpres yang akan digelar setidaknya tiga tahun mendatang.

"Masih terlalu dini juga bicara soal pilpres ini karena kita masih tahap konsolidasi internal," ucap Dasco.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya